Teknik Pembuatan Benang</li> Ilmu Teknik Ilmu Keteknikan Industri
Teknik Pembuatan Benang
No. Prodi A1440
Tingkat Prodi Teknik Pembuatan Benang (D-II)
Strata D-II
Gelar Ahli muda teknik
Singkatan Gelar A.Ma.T
Rumpun Ilmu Teknik
Sub rumpun Ilmu Keteknikan Industri

Dalam program studi D-II Teknik Pembuatan Benang, mahasiswa mempelajari berbagai aspek dalam industri pembuatan benang. Berikut adalah gambaran umum materi yang mungkin dipelajari dalam program studi ini:

  1. Dasar-Dasar Tekstil: Memahami prinsip-prinsip dasar serat tekstil, jenis-jenis serat alami dan sintetis, serta karakteristik masing-masing serat.
  2. Proses Pembuatan Serat: Belajar tentang teknik-teknik produksi serat tekstil, termasuk proses ekstraksi serat, pemintalan serat, dan proses-proses kimia yang terlibat.
  3. Teknologi Spinning: Memahami mesin-mesin spinning yang digunakan untuk memintal serat menjadi benang, termasuk jenis-jenis mesin, prinsip kerja, dan pengaturan parameter produksi.
  4. Penyusunan Benang: Belajar tentang teknik penyusunan serat menjadi benang, termasuk proses pencampuran serat, penyejajaran serat, dan teknik-teknik twisting.
  5. Pengolahan Serat Alam dan Sintetis: Memahami proses-proses pengolahan serat alami seperti kapas, wol, dan rami, serta serat sintetis seperti polyester, nylon, dan viscose.
  6. Kontrol Kualitas: Belajar tentang pengujian kualitas benang, termasuk pengukuran ketebalan, kekuatan, elastisitas, dan ketahanan terhadap gesekan.
  7. Proses Pewarnaan Benang: Memahami proses pewarnaan benang, termasuk jenis-jenis pewarna, teknik pewarnaan, dan pengendalian kualitas warna.
  8. Manajemen Produksi: Belajar tentang perencanaan dan pengendalian produksi benang, manajemen persediaan, serta pengelolaan sumber daya manusia dalam industri pembuatan benang.
  9. Kesehatan dan Keselamatan Kerja: Memahami prinsip-prinsip keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, serta etika kerja dalam industri pembuatan benang.
  10. Perawatan dan Pemeliharaan Mesin: Belajar tentang pemeliharaan, perbaikan, dan operasi mesin-mesin yang digunakan dalam pembuatan benang.
  11. Inovasi dan Pengembangan Produk: Memahami tren terbaru dalam teknologi pembuatan benang, inovasi dalam bahan baku, dan pengembangan produk benang yang ramah lingkungan.

Mahasiswa juga biasanya mengikuti praktikum laboratorium, proyek-proyek industri, dan magang di perusahaan pembuatan benang untuk mendapatkan pengalaman praktis dalam proses produksi benang. Lulusan program studi D-II Teknik Pembuatan Benang memiliki kemampuan untuk bekerja di berbagai sektor industri tekstil dan garmen sebagai operator mesin, teknisi produksi, atau pengawas produksi benang.

Lulusan program studi D-II Teknik Pembuatan Benang memiliki peluang karir yang cukup luas di industri tekstil dan garmen. Berikut adalah beberapa proyeksi karir yang mungkin diikuti oleh lulusan program studi ini:

  1. Operator Mesin Benang: Lulusan dapat bekerja sebagai operator mesin-mesin pembuat benang di pabrik tekstil.
  2. Teknisi Mesin Tekstil: Menjadi teknisi yang bertanggung jawab atas perawatan, pemeliharaan, dan perbaikan mesin-mesin tekstil.
  3. Pengawas Produksi: Memantau dan mengawasi proses produksi benang di pabrik tekstil, memastikan produksi berjalan lancar dan sesuai standar.
  4. Quality Control (QC) Inspector: Melakukan pengujian dan pemeriksaan kualitas benang untuk memastikan produk memenuhi standar kualitas sebelum dipasarkan.
  5. Penjualan dan Pemasaran Produk Tekstil: Bekerja dalam departemen penjualan dan pemasaran produk tekstil, merencanakan strategi pemasaran, dan menjual produk-produk benang kepada pelanggan.
  6. Manajemen Rantai Pasokan: Bekerja dalam manajemen rantai pasokan di perusahaan tekstil atau garmen, mengelola pengadaan bahan baku dan distribusi produk benang ke pelanggan.
  7. Asisten Desainer Tekstil: Bekerja dengan tim desain untuk memahami spesifikasi benang yang dibutuhkan dalam pembuatan produk tekstil, membantu dalam pemilihan benang yang sesuai dengan desain yang diinginkan.
  8. Pengusaha: Menjalankan bisnis sendiri dalam industri tekstil atau garmen, mulai dari produksi benang hingga produk tekstil jadi.
  9. Pelatih atau Instruktur: Menjadi instruktur pelatihan atau guru di lembaga-lembaga pendidikan atau pelatihan vokasional untuk mendidik calon teknisi tekstil dan pemproduksi benang.
  10. Manajer Produksi: Setelah beberapa tahun pengalaman, lulusan dapat mencapai posisi manajerial di departemen produksi, bertanggung jawab atas operasi harian pabrik.
  11. Spesialis R&D: Bekerja dalam penelitian dan pengembangan untuk mengembangkan teknologi baru dalam produksi benang dan bahan tekstil.
Kampus Tempat Akreditasi Selengkapnya
Akademi Komunitas Industri Tekstil Dan Produk Tekstil Surakarta Jawa Tengah (Surakarta) Baik Detail

Dapatkan layanan psikologi terpercaya

IDENTIFIKASI MINAT BAKAT

UNTUK KUALITAS HIDUP LEBIH BAIK

Pastikan memilih karir yang tepat lebih dini, untuk kehidupan anda selanjutnya

Hasil survey membuktikan, 65% mahasiswa mengaku kurang cocok dengan jurusan perkuliahan yang sedang mereka jalani saat ini (kesalahan memilih jurusan).

  • Program Studi di Perguruan Tinggi
  • Perencanaan Karir
  • Pemilihan Jurusan di SMA/SMK
Selengkapnya