Pengujian Kendaraan Bermotor</li> Ilmu Teknik Teknik Elektro dan Informatika
Pengujian Kendaraan Bermotor
No. Prodi A1600
Tingkat Prodi Pengujian Kendaraan Bermotor (D-II)
Strata D-II
Gelar Ahli Muda
Singkatan Gelar A.Ma
Rumpun Ilmu Teknik
Sub rumpun Teknik Elektro dan Informatika

Program studi "Pengujian Kendaraan Bermotor" pada tingkat Diploma (D2) biasanya dirancang untuk melatih individu dalam prosedur dan teknik pengujian kendaraan bermotor, perawatan, dan perbaikan. Berikut adalah gambaran umum tentang apa yang biasanya dipelajari dalam program D2 Pengujian Kendaraan Bermotor:

  1. Pemahaman Kendaraan Bermotor: Pemahaman dasar tentang berbagai jenis kendaraan bermotor, termasuk mobil, sepeda motor, dan truk.
  2. Teknologi Kendaraan: Studi tentang sistem dan teknologi yang digunakan dalam kendaraan, seperti mesin, transmisi, suspensi, sistem pengereman, dan sistem elektronik.
  3. Pemeliharaan Kendaraan: Keterampilan dalam melakukan pemeliharaan rutin pada kendaraan, seperti perawatan oli mesin, penggantian ban, dan pemeriksaan filter udara.
  4. Pengujian Emisi: Pelatihan dalam pengujian emisi kendaraan untuk memastikan kendaraan mematuhi standar emisi yang ditetapkan oleh regulasi lingkungan.
  5. Pengujian Performa Kendaraan: Cara melakukan pengujian performa kendaraan, termasuk pengukuran kecepatan maksimum, akselerasi, dan stabilitas.
  6. Perbaikan Kendaraan: Keterampilan dalam melakukan perbaikan ringan pada kendaraan, seperti penggantian suku cadang yang rusak atau perbaikan kecil lainnya.
  7. Diagnostik Masalah Kendaraan: Cara mendiagnosis masalah dan gangguan kendaraan, termasuk menggunakan alat-alat diagnostik.
  8. Elektronik Kendaraan: Pemahaman tentang sistem elektronik di kendaraan, termasuk sistem kontrol mesin, sistem navigasi, dan hiburan.
  9. Peraturan dan Kepatuhan: Memahami peraturan kendaraan bermotor dan standar keselamatan yang berkaitan dengan pengujian dan perawatan kendaraan.
  10. Keamanan Kerja: Pemahaman tentang prinsip-prinsip keselamatan kerja yang berlaku ketika melakukan pengujian dan perawatan kendaraan.
  11. Etika Profesional: Pemahaman tentang etika dalam melayani pelanggan dan memenuhi standar profesional dalam industri otomotif.
  12. Simulasi dan Praktik Lapangan: Melakukan latihan simulasi dan praktik lapangan untuk menguji keterampilan dalam pengujian dan perawatan kendaraan.
  13. Manajemen Pekerjaan: Bagaimana mengelola pekerjaan, waktu, dan pelanggan ketika bekerja di bengkel otomotif.

Lulusan program D2 Pengujian Kendaraan Bermotor biasanya siap untuk bekerja sebagai teknisi atau mekanik otomotif di bengkel kendaraan bermotor, lembaga pemeriksaan kendaraan, atau industri otomotif lainnya. Mereka bertanggung jawab untuk memastikan kendaraan berfungsi dengan baik dan memenuhi standar keamanan dan emisi yang berlaku.

Lulusan program Diploma II (D-II) dalam Pengujian Kendaraan Bermotor memiliki keterampilan dan pengetahuan yang penting untuk memasuki industri otomotif dan pengujian kendaraan. Berikut adalah beberapa proyeksi karir yang mungkin diikuti oleh lulusan D-II dalam bidang ini:

  1. Teknisi Uji Kendaraan: Lulusan dapat bekerja di pusat servis otomotif atau fasilitas pengujian kendaraan untuk melakukan pengujian teknis, pemeliharaan, dan perbaikan pada berbagai jenis kendaraan bermotor.
  2. Penguji Emisi Gas Buang: Lulusan dapat bekerja sebagai penguji emisi gas buang, bertanggung jawab untuk mengukur emisi gas buang kendaraan dan memastikan bahwa kendaraan memenuhi standar emisi yang ditetapkan oleh otoritas regulasi.
  3. Teknisi Elektronika Kendaraan: Lulusan dapat mengkhususkan diri dalam sistem elektronika kendaraan, termasuk pemahaman mendalam tentang sistem kontrol mesin, sistem kelistrikan, dan sistem komputer kendaraan.
  4. Ahli Mesin Kendaraan: Lulusan dapat bekerja sebagai ahli mesin kendaraan, mengidentifikasi masalah mesin, melakukan perbaikan atau penggantian komponen mesin, dan melakukan pemeliharaan preventif.
  5. Spesialis Rem dan Suspensi: Lulusan dapat mengkhususkan diri dalam sistem rem dan suspensi kendaraan, memeriksa, mengganti, dan melakukan perbaikan pada bagian-bagian ini untuk memastikan keselamatan kendaraan.
  6. Penguji Sistem Keamanan Kendaraan: Lulusan dapat bekerja sebagai penguji sistem keamanan kendaraan, memeriksa dan memastikan fungsi sistem keamanan termasuk kunci pintu otomatis, sistem alarm, dan sistem immobilizer.
  7. Supervisor Pusat Pengujian Kendaraan: Dengan pengalaman dan pengetahuan yang cukup, lulusan dapat menjadi supervisor di pusat pengujian kendaraan, bertanggung jawab atas koordinasi tes, pengelolaan teknisi, dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan dan prosedur pengujian.
  8. Pelatih atau Instruktur Pengujian Kendaraan: Lulusan yang memiliki pengalaman dan pengetahuan yang mendalam dapat menjadi pelatih atau instruktur di institusi pendidikan atau pelatihan, membimbing generasi mendatang tentang teknik pengujian kendaraan bermotor.
  9. Konsultan Teknis Kendaraan: Lulusan dapat bekerja sebagai konsultan teknis untuk perusahaan otomotif, menyediakan saran tentang perawatan, pemeliharaan, dan pembaruan teknologi kendaraan.
  10. Wirausaha: Lulusan yang memiliki semangat kewirausahaan dapat membuka pusat servis kendaraan bermotor mereka sendiri, membuka bengkel pengujian, atau memulai bisnis terkait dengan industri otomotif.
Kampus Tempat Akreditasi Selengkapnya
Sekolah Tinggi Transportasi Darat Bekasi Jawa Barat (Bekasi) tidakterakreditasi Detail

Dapatkan layanan psikologi terpercaya

IDENTIFIKASI MINAT BAKAT

UNTUK KUALITAS HIDUP LEBIH BAIK

Pastikan memilih karir yang tepat lebih dini, untuk kehidupan anda selanjutnya

Hasil survey membuktikan, 65% mahasiswa mengaku kurang cocok dengan jurusan perkuliahan yang sedang mereka jalani saat ini (kesalahan memilih jurusan).

  • Program Studi di Perguruan Tinggi
  • Perencanaan Karir
  • Pemilihan Jurusan di SMA/SMK
Selengkapnya