Desain Furnitur
No. Prodi A1334
Tingkat Prodi Desain Furnitur (D-III)
Strata D-III
Gelar Ahli madya Desain
Singkatan Gelar A.Md.Ds
Rumpun Seni, Desain dan Media
Sub rumpun Desain

Program Diploma III (D-III) dalam Desain Furnitur adalah program pendidikan tinggi yang dirancang untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis yang diperlukan untuk merancang dan membuat furnitur dengan berbagai gaya dan fungsi. Berikut adalah gambaran umum dari beberapa mata pelajaran yang mungkin diajarkan dalam program D-III Desain Furnitur:

  1. Prinsip-prinsip Desain: Mempelajari prinsip-prinsip dasar desain, termasuk proporsi, simetri, asimetri, dan estetika, serta cara mengaplikasikan prinsip-prinsip ini dalam merancang furnitur.
  2. Teknik Gambar Teknik: Belajar teknik gambar teknik dan menggunakan perangkat lunak desain komputer seperti AutoCAD untuk merancang dan merencanakan furnitur dengan presisi.
  3. Material dan Teknik Produksi: Memahami berbagai jenis bahan dan teknik produksi yang digunakan dalam pembuatan furnitur, termasuk kayu, logam, kaca, dan bahan-bahan lainnya. Belajar teknik pengolahan kayu, termasuk pemotongan, penyambungan, dan penyelesaian.
  4. Pemodelan dan Prototyping: Mempelajari teknik pemodelan dan pembuatan prototipe furnitur menggunakan berbagai bahan, memberikan kesempatan untuk menguji desain secara praktis sebelum produksi massal.
  5. Sejarah dan Gaya Furnitur: Memahami perkembangan sejarah furnitur dari zaman kuno hingga kontemporer, serta belajar mengenai berbagai gaya furnitur seperti antik, modern, minimalis, atau gaya khusus.
  6. Keteknikan Desain: Mempelajari tentang ergonomi dan antropometri manusia untuk memastikan furnitur yang dirancang nyaman dan sesuai dengan penggunaannya. Ini melibatkan studi tentang postur tubuh manusia dan bagaimana hal itu mempengaruhi desain furnitur.
  7. Teknik Penyelesaian dan Finishing: Belajar tentang berbagai teknik penyelesaian dan finishing furnitur, termasuk pewarnaan, cat, pelapisan, dan teknik-teknik dekoratif lainnya.
  8. Manajemen Proyek dan Produksi: Memahami proses manajemen proyek dari konseptualisasi hingga produksi massal, melibatkan perencanaan anggaran, manajemen waktu, dan koordinasi dengan pemasok dan produsen.
  9. Desain Berbasis Kebutuhan dan Kreativitas: Mengembangkan kemampuan untuk merancang furnitur berdasarkan kebutuhan pengguna dan pelanggan, sambil mempertahankan elemen kreativitas dan inovasi.
  10. Etika dan Keberlanjutan dalam Desain: Memahami isu-isu etika dan keberlanjutan dalam industri furnitur, termasuk penggunaan bahan ramah lingkungan dan praktik-produksi yang berkelanjutan.
  11. Presentasi dan Komunikasi Desain: Mempelajari cara menyajikan desain furnitur dengan jelas dan efektif, baik melalui gambar teknis, prototipe, atau presentasi visual untuk klien dan produsen.

Program studi ini umumnya melibatkan kombinasi antara kuliah teori, workshop praktis, proyek-proyek desain, dan praktik lapangan untuk memberikan pengalaman praktis yang mendalam. Lulusan diharapkan memiliki keterampilan desain dan teknis yang kuat, serta pemahaman tentang industri furnitur dan pasar desain. Mereka dapat bekerja di industri mebel atau memulai bisnis furnitur mereka sendiri.

Lulusan Program Diploma III (D-III) dalam Desain Furnitur memiliki berbagai peluang karir di industri mebel dan desain interior. Dengan keterampilan praktis dalam merancang dan memproduksi furnitur, mereka dapat mengejar berbagai pekerjaan yang melibatkan pembuatan, penjualan, atau manajemen produk furnitur. Berikut adalah beberapa proyeksi karir yang mungkin diikuti oleh lulusan Desain Furnitur D-III:

  1. Desainer Furnitur: Lulusan dapat bekerja sebagai desainer furnitur, menciptakan desain furnitur yang inovatif dan estetis. Mereka dapat bekerja untuk perusahaan-perusahaan manufaktur furnitur atau sebagai desainer independen yang melayani pelanggan individu atau bisnis.
  2. Pembuat Furnitur: Lulusan dapat menjadi pembuat furnitur yang menghasilkan furnitur sesuai dengan desain yang telah mereka buat atau desain dari orang lain. Mereka dapat bekerja di perusahaan pembuat furnitur atau memulai bisnis pembuatan furnitur mereka sendiri.
  3. Manajer Produksi Furnitur: Lulusan dapat bekerja sebagai manajer produksi di perusahaan furnitur, bertanggung jawab atas pengelolaan proses produksi, pengadaan bahan baku, dan koordinasi antara tim produksi.
  4. Spesialis Finishing: Lulusan dapat mengkhususkan diri dalam finishing furnitur, yaitu proses pewarnaan, lapisan pelindung, dan sentuhan akhir lainnya untuk memberikan produk furnitur tampilan akhir yang baik dan tahan lama.
  5. Pemasaran dan Penjualan Furnitur: Lulusan dapat bekerja dalam departemen pemasaran atau penjualan di perusahaan furnitur, mempromosikan produk-produk furnitur, menangani penjualan, atau bahkan mengelola toko furnitur sendiri.
  6. Pengusaha Furnitur: Lulusan dapat memulai bisnis furnitur mereka sendiri, mulai dari merancang dan membuat furnitur hingga menjalankan toko furnitur atau galeri furnitur.
  7. Pendidik atau Pelatih: Setelah mendapatkan pengalaman yang cukup, lulusan dapat menjadi pendidik atau pelatih di lembaga-lembaga pendidikan atau pelatihan, mengajarkan teknik-teknik desain furnitur kepada generasi mendatang.
  8. Pengelola Bisnis Furnitur Online: Dalam era digital, lulusan dapat mengelola bisnis furnitur online, menjual produk furnitur melalui platform e-commerce, dan mengelola operasi bisnis secara online.
Kampus Tempat Akreditasi Selengkapnya
Politeknik Industri Furnitur Dan Pengolahan Kayu Jawa Tengah (Kendal) Baik Detail

Dapatkan layanan psikologi terpercaya

IDENTIFIKASI MINAT BAKAT

UNTUK KUALITAS HIDUP LEBIH BAIK

Pastikan memilih karir yang tepat lebih dini, untuk kehidupan anda selanjutnya

Hasil survey membuktikan, 65% mahasiswa mengaku kurang cocok dengan jurusan perkuliahan yang sedang mereka jalani saat ini (kesalahan memilih jurusan).

  • Program Studi di Perguruan Tinggi
  • Perencanaan Karir
  • Pemilihan Jurusan di SMA/SMK
Selengkapnya