Fashion Desain
No. Prodi A1341
Tingkat Prodi Fashion Desain (D-IV)
Strata D-IV
Gelar Sarjana Terapan Desain
Singkatan Gelar S.Tr.Ds
Rumpun Seni, Desain dan Media
Sub rumpun Desain

Program Diploma IV (D-IV) dalam Fashion Desain adalah program pendidikan tinggi yang dirancang untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam merancang pakaian dan aksesori mode. Berikut adalah gambaran umum dari beberapa mata pelajaran yang mungkin diajarkan dalam program D-IV Fashion Desain:

  1. Prinsip-Prinsip Desain: Mempelajari elemen-elemen desain seperti garis, bentuk, warna, tekstur, dan proporsi. Memahami prinsip-prinsip desain membantu mahasiswa menciptakan karya yang estetis dan seimbang.
  2. Sejarah Mode: Memahami perkembangan mode dari masa ke masa, mempelajari desainer-desainer terkenal, gaya-gaya tertentu, dan tren-tren yang mempengaruhi industri mode.
  3. Teknik Menggambar dan Ilustrasi Mode: Belajar teknik menggambar dan ilustrasi untuk mengkomunikasikan ide-ide desain secara visual. Ini meliputi menggambar sketsa tangan dan menggunakan perangkat lunak desain grafis.
  4. Pola dan Konstruksi Pakaian: Mempelajari pembuatan pola pakaian, pemotongan kain, dan teknik konstruksi. Mahasiswa memahami cara membuat pola pakaian dari nol dan merakitnya menjadi pakaian jadi.
  5. Bahan dan Tekstil: Memahami berbagai jenis kain dan tekstil, termasuk sifat-sifatnya, cara merawatnya, serta bagaimana memilih bahan yang tepat untuk desain tertentu.
  6. Fashion Merchandising: Mempelajari prinsip-prinsip bisnis mode, termasuk pemasaran, promosi, manajemen persediaan, dan penentuan harga produk.
  7. Trend Forecasting: Belajar meramalkan tren mode di masa depan dengan memahami perkembangan budaya, seni, dan faktor-faktor lain yang mempengaruhi tren fashion.
  8. Desain Aksesori: Mempelajari desain dan pembuatan aksesori mode seperti sepatu, tas, perhiasan, dan elemen dekoratif lainnya.
  9. Proyek Desain: Melibatkan diri dalam proyek-proyek desain yang praktis, di mana mahasiswa dapat merancang dan membuat pakaian atau aksesori berdasarkan konsep-konsep kreatif mereka sendiri.
  10. Pemasaran dan Pengembangan Merek: Mempelajari prinsip-prinsip pemasaran yang berkaitan dengan industri mode, termasuk bagaimana membangun merek fashion dan memahami perilaku konsumen dalam konteks mode.
  11. Teknologi dalam Desain Mode: Memahami penggunaan perangkat lunak desain komputer dan teknologi terkini dalam industri mode, termasuk desain CAD (Computer-Aided Design) dan teknologi produksi otomatis.

Selain mata pelajaran inti ini, mahasiswa juga sering dilibatkan dalam proyek-proyek praktis, magang di industri mode, dan acara pameran mode. Program D-IV dalam Fashion Desain memberikan landasan yang kokoh bagi mereka yang tertarik memasuki industri mode, baik sebagai desainer, perancang aksesori, pengusaha fashion, atau profesional lainnya di bidang kreatif.

Lulusan Program Diploma IV (D-IV) dalam Fashion Desain memiliki berbagai peluang karir di industri mode yang dinamis dan beragam. Berikut adalah beberapa proyeksi karir yang mungkin diikuti oleh lulusan Fashion Desain D-IV:

  1. Desainer Pakaian: Bekerja sebagai desainer pakaian untuk merek fashion, perusahaan garmen, atau memulai bisnis pakaian mereka sendiri. Mereka merancang berbagai jenis pakaian, mulai dari pakaian sehari-hari hingga busana haute couture.
  2. Desainer Aksesori: Merancang aksesori fashion seperti tas, sepatu, perhiasan, kacamata, dan barang-barang lainnya. Mereka dapat bekerja untuk merek aksesori atau memulai bisnis aksesori mereka sendiri.
  3. Stilis: Bekerja dengan selebriti, model, atau klien individual untuk memilih pakaian dan aksesori yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Stilis juga dapat bekerja untuk majalah mode, iklan, atau produksi film dan televisi.
  4. Manajer Butik: Mengelola butik pakaian atau aksesori, bertanggung jawab atas pembelian barang, merancang tata letak, dan memberikan saran mode kepada pelanggan.
  5. Pembuat Pola Pakaian: Menciptakan pola-pola pakaian yang akurat dan sesuai dengan desain yang diinginkan. Mereka dapat bekerja untuk produsen garmen atau sebagai freelancer.
  6. Manajer Produksi: Bertanggung jawab atas manufaktur pakaian dan aksesori, memastikan produksi berjalan lancar, berkualitas tinggi, dan sesuai dengan desain asli.
  7. Pemasaran dan Promosi Fashion: Bekerja dalam tim pemasaran untuk memasarkan merek-merek fashion, mengatur acara promosi, mengelola media sosial, dan mengembangkan strategi pemasaran kreatif untuk meningkatkan penjualan.
  8. Pengajar atau Pelatih Fashion: Mengajar di sekolah fashion, perguruan tinggi, atau lembaga pelatihan tentang desain pakaian, teknik pembuatan pola, atau aspek-aspek lain dari industri mode.
  9. Pembeli Mode: Bertanggung jawab atas pemilihan barang yang akan dijual di toko-toko retail. Mereka bekerja dengan desainer dan produsen untuk memilih koleksi produk yang akan ditawarkan kepada pelanggan.
  10. Pengusaha Mode: Mendirikan bisnis mereka sendiri, mulai dari butik pakaian atau aksesori hingga merek fashion sendiri. Mereka dapat menjual produk mereka secara online atau offline, atau mengembangkan bisnis dalam bidang jasa seperti layanan konsultasi mode atau perancangan kostum khusus.
  11. Ahli Tekstil: Bekerja dalam penelitian dan pengembangan tekstil, mencari bahan-bahan baru, dan mengembangkan teknologi tekstil inovatif.
  12. Penyunting Mode: Menulis untuk majalah mode, blog mode, atau bekerja sebagai editor mode untuk situs web atau saluran media lainnya, membahas tren mode, ulasan produk, dan berita industri mode.
Kampus Tempat Akreditasi Selengkapnya
Sekolah Tinggi Desain La Salle Jakarta (Jakarta Pusat) C Detail

Dapatkan layanan psikologi terpercaya

IDENTIFIKASI MINAT BAKAT

UNTUK KUALITAS HIDUP LEBIH BAIK

Pastikan memilih karir yang tepat lebih dini, untuk kehidupan anda selanjutnya

Hasil survey membuktikan, 65% mahasiswa mengaku kurang cocok dengan jurusan perkuliahan yang sedang mereka jalani saat ini (kesalahan memilih jurusan).

  • Program Studi di Perguruan Tinggi
  • Perencanaan Karir
  • Pemilihan Jurusan di SMA/SMK
Selengkapnya