Jurnalistik
No. Prodi A1196
Tingkat Prodi Jurnalistik (S1)
Strata S1
Gelar Sarjana Ilmu Komunikasi
Singkatan Gelar S.I.Kom
Rumpun Ilmu Sosial Humaniora
Sub rumpun Ilmu Sosial

Program studi S1 Jurnalistik dirancang untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang prinsip-prinsip jurnalistik, etika, serta keterampilan penulisan dan penyuntingan yang diperlukan untuk bekerja di industri media. Berikut adalah gambaran umum tentang topik-topik yang mungkin dipelajari dalam program studi S1 Jurnalistik:

  1. Sejarah Jurnalisme: Memahami perkembangan sejarah jurnalisme, peran jurnalis dalam masyarakat, dan dampak teknologi terhadap industri media.
  2. Teori Jurnalistik: Memahami teori-teori dasar dalam jurnalisme, termasuk teori informasi, teori gatekeeping, dan teori agenda setting yang membentuk pandangan media terhadap berita.
  3. Etika Jurnalistik: Memahami prinsip-prinsip etika jurnalistik, termasuk keadilan, keberimbangan, keakuratan, dan tanggung jawab terhadap publik.
  4. Hukum Media: Memahami undang-undang dan etika yang berkaitan dengan kebebasan pers, hak cipta, dan privasi, serta isu-isu hukum lainnya yang relevan dengan profesi jurnalis.
  5. Penulisan Jurnalistik: Mempelajari teknik penulisan berita, artikel, dan laporan investigatif, termasuk cara menulis dengan gaya jurnalistik yang jelas, padat, dan informatif.
  6. Wawancara dan Investigasi: Mempelajari keterampilan wawancara, riset, dan penyelidikan yang diperlukan untuk mengumpulkan informasi yang akurat dan relevan.
  7. Editing dan Produksi Berita: Memahami teknik penyuntingan berita, termasuk penyuntingan teks, gambar, dan video, serta pemahaman tentang proses produksi berita mulai dari konsep hingga publikasi.
  8. Media Digital dan Multimedia: Mempelajari penggunaan teknologi digital, platform media sosial, serta keterampilan multimedia seperti pengeditan video, fotografi, dan desain grafis.
  9. Jurnalisme Data: Memahami penggunaan data dalam jurnalisme, termasuk teknik pengumpulan, analisis, dan visualisasi data untuk melaporkan berita yang didukung oleh fakta dan statistik.
  10. Jurnalisme Warga: Mempelajari konsep jurnalisme warga dan partisipasi masyarakat dalam mengumpulkan berita, serta cara memvalidasi informasi yang diterima dari sumber-sumber publik.
  11. Jurnalisme Keamanan dan Krisis: Memahami aspek keamanan dan etika dalam meliput berita di lingkungan yang berbahaya atau dalam situasi krisis, serta cara melindungi diri dan sumber informasi.
  12. Penyiaran dan Jurnalisme Televisi: Mempelajari teknik penyiaran berita, produksi program berita televisi, serta pemahaman tentang format dan kebutuhan industri penyiaran.
  13. Jurnalisme Internasional dan Peliputan Konflik: Memahami konteks dan tantangan dalam melaporkan peristiwa internasional dan konflik, termasuk pemahaman tentang politik global, budaya, dan isu-isu lintas batas.
  14. Manajemen Media dan Bisnis Jurnalistik: Mempelajari aspek manajemen media, termasuk perencanaan editorial, strategi bisnis media, dan pemahaman tentang model bisnis digital.
  15. Praktek Lapangan (Internship): Banyak program studi S1 Jurnalistik mengharuskan mahasiswa menjalani magang di perusahaan media sebagai bagian dari kurikulum, memberi mereka pengalaman langsung di dunia jurnalisme.

Program studi ini bertujuan untuk melatih calon jurnalis yang kompeten, memiliki pemahaman mendalam tentang etika jurnalistik, dan mampu menghadapi dinamika industri media modern. Kurikulum dapat bervariasi tergantung pada institusi pendidikan yang menawarkannya.

Lulusan program Sarjana (S1) dalam Jurnalistik memiliki berbagai peluang karir di industri media dan komunikasi. Dengan pengetahuan mendalam tentang prinsip-prinsip jurnalisme, keterampilan penulisan, dan pemahaman tentang isu-isu sosial dan politik, lulusan jurnalistik dapat memilih dari berbagai proyeksi karir, termasuk:

  1. Reporter/Jurnalis: Menyusun berita dan laporan tentang berbagai topik seperti politik, bisnis, budaya, atau olahraga. Mereka bisa bekerja di media cetak, televisi, radio, atau media online.
  2. Editor Berita: Bertanggung jawab memilih, mengedit, dan merancang berita untuk publikasi. Editor berita memastikan berita yang disampaikan kepada pembaca atau penonton relevan, akurat, dan informatif.
  3. Penulis Artikel: Menulis artikel mendalam tentang topik khusus, yang mungkin melibatkan penelitian mendalam dan wawancara dengan ahli.
  4. Jurnalis Investigasi: Melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap kebenaran di balik skandal, korupsi, atau isu-isu sosial penting. Mereka sering kali bekerja pada laporan jangka panjang.
  5. Jurnalis Multimedia: Menggabungkan teks, gambar, audio, dan video dalam laporan mereka. Jurnalis multimedia menciptakan konten yang dapat diakses melalui berbagai platform media.
  6. Penyunting Foto/Grafis: Bertanggung jawab untuk memilih dan mengedit gambar dan grafik yang mendampingi artikel atau laporan berita.
  7. Produser Berita: Bertugas merencanakan, mengkoordinasi, dan mengawasi produksi program berita televisi atau radio.
  8. Penulis Skrip: Menulis skrip untuk siaran berita televisi atau radio, memastikan penyiar memiliki materi yang tepat untuk dibacakan.
  9. Reporter Khusus (beat reporter): Menfokuskan pada topik tertentu seperti politik, ekonomi, olahraga, atau lingkungan. Mereka menjadi pakar di bidang mereka dan melaporkan berita terkini dalam domain tersebut.
  10. Pemimpin Redaksi (Editor-in-Chief): Bertanggung jawab atas keseluruhan isi redaksi sebuah media. Mereka mengawasi strategi editorial, memimpin tim redaksi, dan membuat keputusan besar tentang konten yang diterbitkan.
  11. Jurnalis Freelance: Bekerja secara independen untuk berbagai media atau klien, menulis artikel atau melaporkan berita sesuai dengan permintaan.
  12. Pengelola Media Sosial: Mengelola akun media sosial untuk media atau organisasi, mempublikasikan berita terkini, dan berinteraksi dengan audiens.
Kampus Tempat Akreditasi Selengkapnya
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Sulawesi Selatan (Makassar) A Detail
Universitas Halu Oleo Sulawesi Tenggara (Kendari) B Detail
Universitas Bengkulu Bengkulu (Bengkulu) B Detail
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang Sumatera Selatan (Palembang) baiksekali Detail
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Banten (Tangerang Selatan) A Detail
Universitas Padjadjaran Jawa Barat (Sumedang) A Detail
Universitas Multimedia Nusantara Banten (Tangerang) A Detail

Dapatkan layanan psikologi terpercaya

IDENTIFIKASI MINAT BAKAT

UNTUK KUALITAS HIDUP LEBIH BAIK

Pastikan memilih karir yang tepat lebih dini, untuk kehidupan anda selanjutnya

Hasil survey membuktikan, 65% mahasiswa mengaku kurang cocok dengan jurusan perkuliahan yang sedang mereka jalani saat ini (kesalahan memilih jurusan).

  • Program Studi di Perguruan Tinggi
  • Perencanaan Karir
  • Pemilihan Jurusan di SMA/SMK
Selengkapnya