Ilmu Kepolisian
No. Prodi A1478
Tingkat Prodi Ilmu Kepolisian (S1)
Strata S1
Gelar Sarjana Kepolisian
Singkatan Gelar S.Pol
Rumpun Ilmu Sosial Humaniora
Sub rumpun Ilmu Sosial

Program Studi Ilmu Kepolisian pada tingkat Sarjana (S1) memberikan pemahaman mendalam tentang sistem hukum, keamanan, penegakan hukum, serta keterampilan praktis yang diperlukan dalam karir kepolisian. Program ini dirancang untuk melatih calon polisi dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam penegakan hukum dan pelayanan masyarakat. Berikut adalah gambaran umum tentang apa yang mungkin dipelajari dalam Program Studi Ilmu Kepolisian S1:

  1. Dasar-dasar Hukum: Memahami prinsip-prinsip hukum, termasuk hukum pidana, hukum perdata, hukum administrasi negara, dan hukum tata negara.
  2. Hukum Pidana: Studi tentang teori hukum pidana, penegakan hukum pidana, prosedur penyidikan, dan tindakan pencegahan kejahatan.
  3. Psikologi Kepolisian: Memahami konsep psikologi yang relevan dengan pekerjaan kepolisian, termasuk psikologi kriminal, perilaku manusia, dan komunikasi interpersonal.
  4. Sosiologi Kriminologi: Studi tentang faktor-faktor sosial dan budaya yang mempengaruhi tingkat kejahatan dan cara penanggulangannya.
  5. Penelitian Kriminologi: Memahami metode penelitian ilmiah dalam bidang kriminologi untuk menganalisis pola kejahatan dan perilaku kriminal.
  6. Penyidikan Kriminal: Belajar tentang teknik dan metode penyelidikan kriminal, termasuk analisis forensik, identifikasi bukti, dan teknik wawancara.
  7. Manajemen Keamanan: Studi tentang manajemen risiko keamanan, perencanaan keamanan, dan strategi mitigasi risiko.
  8. Etika Kepolisian: Memahami etika dan kode etik profesi kepolisian, serta konsep keadilan dan hak asasi manusia.
  9. Hukum dan Proses Peradilan: Studi tentang hukum acara pidana, prosedur pengadilan, dan penegakan putusan pengadilan.
  10. Pengelolaan Kepolisian: Memahami aspek manajemen organisasi kepolisian, termasuk perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan evaluasi kinerja.
  11. Keterampilan Komunikasi dan Negosiasi: Pengembangan keterampilan komunikasi verbal dan non-verbal, serta teknik negosiasi yang efektif.
  12. Pelatihan Praktis: Melibatkan latihan lapangan, simulasi, dan magang di kepolisian yang memberikan pengalaman langsung dalam situasi kepolisian sehari-hari.

Program Studi Ilmu Kepolisian S1 mempersiapkan lulusan untuk karir di kepolisian, lembaga penegak hukum, pelayanan keamanan, serta organisasi terkait penegakan hukum dan keamanan masyarakat. Lulusan juga dapat melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi atau memilih jalur karir lain yang membutuhkan pemahaman mendalam tentang hukum, keamanan, dan penegakan hukum.

Lulusan Program Studi Ilmu Kepolisian pada tingkat Sarjana (S1) memiliki beragam peluang karir di sektor penegakan hukum, keamanan, serta bidang-bidang terkait lainnya. Berikut adalah beberapa proyeksi karir yang mungkin diikuti oleh lulusan Ilmu Kepolisian S1:

  1. Polisi: Lulusan dapat menjadi anggota kepolisian yang bertugas di berbagai divisi, termasuk patroli, penyidikan, intelijen, dan narkotika.
  2. Investigator Kriminal: Menjadi detektif atau penyidik kriminal yang fokus pada penyelidikan kasus-kasus kejahatan.
  3. Polisi Wanita: Lulusan dapat bekerja dalam unit khusus yang mengatasi isu-isu khusus yang melibatkan perempuan, anak-anak, dan keluarga.
  4. Kepolisian Lalu Lintas: Menjadi polisi yang fokus pada penegakan hukum di jalan raya dan keselamatan lalu lintas.
  5. Kepolisian Khusus: Bekerja dalam unit-unit khusus seperti anti-terorisme, anti-narkoba, dan kepolisian cyber.
  6. Penyidik Kehakiman: Bekerja di bidang investigasi untuk membantu proses peradilan, kadang-kadang bekerja di bawah pengawasan pengadilan.
  7. Keamanan Swasta: Lulusan dapat bekerja sebagai konsultan keamanan, manajer keamanan, atau penasihat keamanan di perusahaan swasta atau organisasi.
  8. Pekerja Sosial: Dalam kapasitas ini, lulusan dapat membantu masyarakat dan individu yang terkena dampak kejahatan atau bekerja dalam rehabilitasi narapidana.
  9. Peneliti Hukum: Bekerja di lembaga penelitian atau think tank yang fokus pada isu-isu hukum dan keamanan.
  10. Pendidik: Menjadi dosen atau instruktur di lembaga pendidikan yang menawarkan program studi terkait hukum dan keamanan.
  11. Pegawai Pemerintah: Bekerja di departemen atau lembaga pemerintah yang fokus pada masalah kepolisian dan keamanan.
  12. Bisnis Swasta: Bekerja di departemen keamanan atau manajemen risiko perusahaan swasta atau organisasi non-pemerintah.
Kampus Tempat Akreditasi Selengkapnya
Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian Jakarta (Jakarta Selatan) C Detail

Dapatkan layanan psikologi terpercaya

IDENTIFIKASI MINAT BAKAT

UNTUK KUALITAS HIDUP LEBIH BAIK

Pastikan memilih karir yang tepat lebih dini, untuk kehidupan anda selanjutnya

Hasil survey membuktikan, 65% mahasiswa mengaku kurang cocok dengan jurusan perkuliahan yang sedang mereka jalani saat ini (kesalahan memilih jurusan).

  • Program Studi di Perguruan Tinggi
  • Perencanaan Karir
  • Pemilihan Jurusan di SMA/SMK
Selengkapnya