Profesi Guru</li> Ilmu Pendidikan Ilmu Kependidikan
Profesi Guru
No. Prodi A0359
Tingkat Prodi Profesi Guru (Profesi)
Strata Profesi
Gelar Guru
Singkatan Gelar Guru
Rumpun Ilmu Pendidikan
Sub rumpun Ilmu Kependidikan

Program Studi Profesi Guru (Profesi) adalah program pendidikan yang dirancang khusus untuk mempersiapkan individu menjadi guru yang kompeten dan siap untuk mengajar di berbagai tingkatan pendidikan, mulai dari tingkat dasar hingga tingkat menengah atau tinggi. Berikut adalah gambaran umum tentang apa yang dipelajari dalam Program Studi Profesi Guru:

  1. Pendidikan dan Psikologi: Calon guru belajar tentang prinsip-prinsip pendidikan, psikologi perkembangan anak, teori pembelajaran, dan bagaimana mengelola kelas dengan efektif. Mereka memahami perbedaan individual dalam proses belajar siswa.
  2. Materi Pelajaran: Guru belajar tentang materi pelajaran yang akan diajarkan. Ini termasuk pemahaman yang mendalam tentang mata pelajaran yang diajarkan, metode pengajaran yang sesuai, dan bagaimana menghubungkan konten kurikulum dengan kehidupan sehari-hari siswa.
  3. Metode Pengajaran: Guru belajar berbagai metode dan strategi pengajaran yang efektif, seperti penggunaan teknologi dalam pengajaran, pengelolaan kelas, serta cara mengembangkan rencana pelajaran yang menarik dan bermakna.
  4. Evaluasi dan Penilaian: Mereka mempelajari cara menilai kemajuan siswa, merancang tes dan tugas, dan memberikan umpan balik yang konstruktif. Evaluasi penting untuk mengukur pencapaian siswa.
  5. Kebijakan Pendidikan: Guru memahami kerangka hukum dan kebijakan pendidikan yang berlaku, termasuk pedoman kurikulum nasional atau regional.
  6. Kemampuan Komunikasi: Kemampuan komunikasi yang efektif sangat penting dalam pendidikan. Guru belajar cara berkomunikasi dengan baik dengan siswa, orangtua, staf sekolah, dan pihak berkepentingan lainnya.
  7. Kemampuan Manajemen: Guru harus mengelola kelas dengan baik, mengorganisasi waktu, dan mengatasi tantangan dalam pembelajaran. Mereka juga dapat memahami dasar-dasar manajemen sekolah.
  8. Pendidikan Inklusif: Guru belajar bagaimana mengajar dengan memperhatikan kebutuhan siswa dengan kebutuhan khusus, serta bagaimana menciptakan lingkungan inklusif yang mendukung keragaman.
  9. Pengembangan Profesional: Guru harus terus-menerus mengembangkan diri. Mereka belajar tentang peluang pengembangan profesional dan peraturan yang berlaku dalam profesi guru.
  10. Etika dan Tanggung Jawab Profesional: Guru juga belajar tentang etika profesi, hak dan kewajiban guru, serta tanggung jawab terhadap siswa dan masyarakat.
  11. Pendekatan Multikultural: Dalam masyarakat yang semakin multikultural, guru belajar tentang cara menghadapi siswa dari berbagai latar belakang budaya dan sosial.
  12. Praktik Lapangan: Sebagian besar program guru melibatkan praktik lapangan di sekolah-sekolah. Guru calon akan mengajar di bawah pengawasan guru berpengalaman untuk mendapatkan pengalaman nyata dalam mengajar.

Program Studi Profesi Guru dirancang untuk mempersiapkan guru untuk bekerja secara efektif dan berkontribusi positif dalam pendidikan siswa. Setelah menyelesaikan program ini dan memenuhi persyaratan sertifikasi, lulusan dapat menjadi guru lisensi yang siap mengajar di berbagai pengaturan pendidikan.

Proyeksi karir lulusan Program Studi Profesi Guru (Profesi) sangat tergantung pada tingkat pendidikan yang diikuti (misalnya, guru SD, SMP, atau SMA) dan mata pelajaran yang diajarkan. Namun, secara umum, berikut adalah proyeksi karir yang dapat diikuti oleh lulusan Program Studi Profesi Guru:

  1. Guru di Sekolah Dasar (SD): Guru SD mengajar berbagai mata pelajaran di kelas 1 hingga 6. Mereka dapat mengambil peran tambahan seperti wali kelas atau guru pembimbing. Peluang untuk berkarir ke posisi kepala sekolah atau administrator di sekolah dasar.
  2. Guru di Sekolah Menengah Pertama (SMP): Guru SMP mengajar mata pelajaran yang lebih khusus sesuai dengan spesialisasi mereka. Mereka dapat mengambil peran sebagai kepala mata pelajaran, wali kelas, atau koordinator program sekolah.
  3. Guru di Sekolah Menengah Atas (SMA): Guru SMA mengajar mata pelajaran yang lebih tingkat dan khusus sesuai dengan bidang studi mereka. Mereka juga dapat menjadi kepala mata pelajaran atau koordinator program sekolah.
  4. Guru Pendidikan Khusus: Guru dengan pelatihan tambahan dalam pendidikan khusus dapat mengajar anak-anak dengan kebutuhan khusus di berbagai tingkatan pendidikan. Mereka dapat bekerja di sekolah inklusif atau sekolah khusus.
  5. Guru Bahasa Asing: Guru bahasa asing mengajar bahasa asing seperti Bahasa Inggris, Spanyol, atau bahasa lainnya.Peluang untuk mengajar di lembaga pendidikan internasional atau menjadi instruktur kursus bahasa.
  6. Guru di Sekolah Internasional: Banyak sekolah internasional mempekerjakan guru dengan kualifikasi Profesi Guru untuk mengajar dalam berbagai kurikulum internasional seperti IB (International Baccalaureate) atau Cambridge.Guru ini sering memiliki kesempatan untuk bekerja di luar negeri.
  7. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD): Guru PAUD bekerja dengan anak-anak usia dini, biasanya di bawah usia 6 tahun. Mereka dapat mengajar di taman kanak-kanak, daycare, atau program PAUD.
  8. Pengembangan Kurikulum dan Pelatihan Guru: Beberapa lulusan Program Studi Profesi Guru memilih karir dalam pengembangan kurikulum atau pelatihan guru. Mereka dapat bekerja di pemerintah, lembaga pendidikan, atau organisasi nirlaba.
  9. Administrator Sekolah: Setelah pengalaman mengajar yang cukup, sebagian lulusan memilih untuk menjadi kepala sekolah atau administrator sekolah lainnya.
  10. Konsultan Pendidikan: Sebagian lulusan Program Studi Profesi Guru dapat menjadi konsultan pendidikan yang memberikan layanan dan saran pendidikan kepada sekolah atau lembaga pendidikan.
  11. Peneliti Pendidikan: Beberapa lulusan dapat memasuki dunia penelitian pendidikan, bekerja di lembaga penelitian atau universitas.
  12. Pendidikan Online atau Pembelajaran Jarak Jauh (E-learning): Guru dapat mengembangkan kursus online atau materi pembelajaran jarak jauh. Mereka juga dapat menjadi fasilitator dalam platform e-learning.
  13. Penulis Buku Pelajaran atau Materi Pengajaran: Guru yang kreatif dapat menulis buku pelajaran atau materi pengajaran yang digunakan di berbagai sekolah.
  14. Kepemimpinan Pendidikan: Beberapa lulusan dapat mengejar posisi kepemimpinan dalam distrik sekolah atau dalam pengembangan kebijakan pendidikan.
  15.  
Kampus Tempat Akreditasi Selengkapnya
Universitas PGRI Kanjuruhan Malang Jawa Timur (Malang) B Detail
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Jawa Timur (Madiun) A Detail
Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta (Jakarta Selatan) A Detail
Universitas Widya Dharma Jawa Tengah (Klaten) B Detail
Universitas Halu Oleo Sulawesi Tenggara (Kendari) B Detail
Universitas Lambung Mangkurat Kalimantan Selatan (Banjarmasin) A Detail
Universitas Lampung Lampung (Bandar Lampung) A Detail
Universitas Negeri Yogyakarta Yogyakarta (Sleman) A Detail
Universitas Negeri Surabaya Jawa Timur (Surabaya) A Detail
Universitas Negeri Semarang Jawa Tengah (Semarang) A Detail
Universitas Negeri Padang Sumatera Barat (Padang) A Detail
Universitas Negeri Medan Sumatera Utara (Medan) A Detail
Universitas Negeri Makassar Sulawesi Selatan (Makassar) A Detail
Universitas Negeri Malang Jawa Timur (Malang) Unggul Detail
Universitas Negeri Jakarta Jakarta (Jakarta Timur) Unggul Detail
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Jawa Timur (Surabaya) baiksekali Detail
Universitas Sriwijaya Sumatera Selatan (Palembang) A Detail
Universitas Syiah Kuala Aceh (Banda Aceh) A Detail
Universitas Tadulako Sulawesi Tengah (Palu) B Detail
Universitas Tanjungpura Kalimantan Barat (Pontianak) A Detail
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten (Serang) A Detail
Universitas Sebelas Maret Jawa Tengah (Surakarta) A Detail
Universitas Veteran Bangun Nusantara Jawa Tengah (Sukoharjo) B Detail
Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta (Yogyakarta) A Detail
Universitas Bengkulu Bengkulu (Bengkulu) B Detail
Universitas Jember Jawa Timur (Jember) A Detail
Universitas Mulawarman Kalimantan Timur (Samarinda) A Detail
Universitas Negeri Gorontalo Gorontalo (Gorontalo) A Detail
Universitas Pakuan Bogor Jawa Barat (Bogor) B Detail
Universitas Pendidikan Ganesha Bali (Buleleng) A Detail
Universitas Pendidikan Indonesia Jawa Barat (Bandung) A Detail
Universitas Pendidikan Indonesia Jawa Barat (Bandung) A Detail
Universitas Riau Riau (Pekanbaru) A Detail
Universitas Hamzanwadi Nusa Tenggara Barat (Lombok Timur) B Detail
Universitas Islam Malang Jawa Timur (Malang) B Detail
Universitas Jambi Jambi (Muaro Jambi) B Detail
Universitas Khairun Maluku Utara (Ternate Selatan) B Detail
Universitas Kristen Satya Wacana Jawa Tengah (Salatiga) A Detail
Universitas Muhammadiyah Gresik Jawa Timur (Gresik) B Detail
Universitas Muhammadiyah Jember Jawa Timur (Jember) B Detail
Universitas Muhammadiyah Makassar Sulawesi Selatan (Makassar) B Detail
Universitas Muhammadiyah Malang Jawa Timur (Malang) Unggul Detail
Universitas Muhammadiyah Metro Lampung (Metro) baiksekali Detail
Universitas Muhammadiyah Parepare Sulawesi Selatan (Parepare) B Detail
Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA Jakarta (Jakarta Selatan) A Detail
Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jawa Tengah (Banyumas) B Detail
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Sumatera Utara (Medan) A Detail
Universitas Muhammadiyah Surakarta Jawa Tengah (Surakarta) A Detail
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya Jawa Timur (Surabaya) B Detail
Universitas Nusa Cendana Nusa Tenggara Timur (Kupang) B Detail
Universitas Pancasakti Tegal Jawa Tengah (Tegal) B Detail
Universitas Pasundan Jawa Barat (Bandung) A Detail
Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Jawa Timur (Surabaya) B Detail
Universitas PGRI Madiun Jawa Timur (Madiun) B Detail
Universitas PGRI Palembang Sumatera Selatan (Palembang) B Detail
Universitas PGRI Semarang Jawa Tengah (Semarang) B Detail
Universitas Sanata Dharma Yogyakarta (Sleman) A Detail
Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta (Yogyakarta) B Detail
Universitas Swadaya Gunung Jati Jawa Barat (Cirebon) B Detail

Dapatkan layanan psikologi terpercaya

IDENTIFIKASI MINAT BAKAT

UNTUK KUALITAS HIDUP LEBIH BAIK

Pastikan memilih karir yang tepat lebih dini, untuk kehidupan anda selanjutnya

Hasil survey membuktikan, 65% mahasiswa mengaku kurang cocok dengan jurusan perkuliahan yang sedang mereka jalani saat ini (kesalahan memilih jurusan).

  • Program Studi di Perguruan Tinggi
  • Perencanaan Karir
  • Pemilihan Jurusan di SMA/SMK
Selengkapnya