Teknologi Pascapanen</li> Ilmu Tanaman Teknologi dan Ilmu Tanaman
Teknologi Pascapanen
No. Prodi A1384
Tingkat Prodi Teknologi Pascapanen (S1)
Strata S1
Gelar Sarjana Pertanian
Singkatan Gelar S.P
Rumpun Ilmu Tanaman
Sub rumpun Teknologi dan Ilmu Tanaman

Program studi Teknologi Pascapanen pada tingkat S1 dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang proses pasca panen dan teknologi yang digunakan untuk memproses, menyimpan, dan mengelola hasil pertanian. Berikut adalah gambaran umum topik yang biasanya dipelajari dalam program Teknologi Pascapanen S1:

  1. Pengolahan dan Preservasi Hasil Pertanian: Memahami teknik-teknik pengolahan hasil pertanian seperti pengeringan, penggilingan, pengemasan, dan pengawetan untuk mempertahankan kualitas dan ketahanan hasil pertanian.
  2. Teknologi Pengolahan Pangan: Mempelajari proses-proses teknologi pengolahan makanan, termasuk pemrosesan daging, buah-buahan, sayuran, dan produk-produk pangan lainnya, serta teknologi pengolahan susu dan hasil laut.
  3. Teknik Penyimpanan Hasil Pertanian: Memahami prinsip-prinsip penyimpanan hasil pertanian, termasuk desain dan pengelolaan gudang penyimpanan, teknologi pendinginan, dan pengendalian suhu serta kelembaban.
  4. Manajemen Rantai Pasokan: Belajar tentang manajemen rantai pasokan dalam konteks industri pascapanen, termasuk pengelolaan inventaris, distribusi, dan logistik untuk memastikan suplai hasil pertanian yang efisien dan berkelanjutan.
  5. Teknologi Pengemasan: Mempelajari teknologi pembuatan kemasan yang aman dan efisien untuk produk pertanian, termasuk bahan kemasan, desain kemasan, dan teknik pengemasan yang sesuai dengan jenis produk.
  6. Kualitas Produk Pertanian: Memahami parameter-parameter kualitas produk pertanian, metode pengukuran kualitas, dan teknik perbaikan kualitas untuk memenuhi standar pasar dan kebutuhan konsumen.
  7. Teknik Pengolahan Limbah: Belajar tentang pengelolaan limbah dalam proses pascapanen, termasuk pengolahan limbah organik dan non-organik serta teknologi pengelolaan limbah ramah lingkungan.
  8. Teknologi Alat Pascapanen: Memahami penggunaan dan pemeliharaan alat dan mesin pascapanen seperti mesin pengupas, pemotong, pengering, dan peralatan lain yang digunakan dalam industri pascapanen.
  9. Aspek Keberlanjutan: Mempelajari teknologi pascapanen berbasis keberlanjutan, termasuk praktik-praktik pertanian organik, pengelolaan sumber daya alam, dan pertanian berkelanjutan untuk mendukung pertanian yang ramah lingkungan.
  10. Studi Kasus dan Proyek Penelitian: Melibatkan siswa dalam studi kasus nyata dan proyek penelitian di lapangan untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah dipelajari dalam situasi nyata.

Program studi Teknologi Pascapanen bertujuan untuk melatih lulusan yang dapat berkontribusi pada pengembangan dan peningkatan efisiensi rantai pasokan pangan. Para lulusan diharapkan memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk mengelola hasil pertanian dengan baik setelah panen, meningkatkan nilai tambah produk, dan mendukung keberlanjutan dan keamanan pangan.

Lulusan dengan gelar S-1 dalam Teknologi Pascapanen memiliki berbagai peluang karir dalam sektor pertanian, pangan, dan lingkungan. Berikut adalah beberapa proyeksi karir yang mungkin relevan:

  1. Ahli Pertanian: Anda dapat bekerja sebagai ahli pertanian yang merancang dan melaksanakan praktik-praktik pertanian yang berkelanjutan, berfokus pada penggunaan teknologi pascapanen untuk meningkatkan hasil pertanian.
  2. Peneliti Pertanian: Bekerja dalam penelitian pertanian untuk mengembangkan teknologi pascapanen yang lebih efisien dan berkelanjutan. Ini melibatkan eksperimen lapangan, analisis data, dan inovasi teknologi.
  3. Pengembangan Produk Pangan: Terlibat dalam pengembangan produk makanan yang melibatkan teknologi pascapanen, seperti pengolahan makanan, pengemasan, dan penyimpanan yang aman.
  4. Manajer Pabrik Pangan: Mengelola pabrik pengolahan makanan dan fasilitas penyimpanan, memastikan produk pangan dihasilkan dengan efisien dan memenuhi standar keamanan pangan.
  5. Pengawas Kualitas Pangan: Bertanggung jawab memantau dan memastikan keamanan, kualitas, dan kepatuhan produk pangan terhadap peraturan pangan yang berlaku.
  6. Pengembangan Lingkungan Berkelanjutan: Fokus pada penggunaan teknologi pascapanen untuk menciptakan solusi berkelanjutan dalam pengelolaan lingkungan, seperti pengelolaan limbah pertanian dan keberlanjutan sumber daya alam.
  7. Manajer Proyek Pertanian: Mengelola proyek-proyek pertanian yang melibatkan teknologi pascapanen, termasuk perencanaan, pengendalian anggaran, dan koordinasi sumber daya.
  8. Pengajar atau Peneliti Akademik: Melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi dan menjadi dosen atau peneliti di lembaga pendidikan tinggi, berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dalam bidang teknologi pascapanen.
  9. Wirausaha Pertanian: Memulai bisnis pertanian atau agribisnis yang menggabungkan teknologi pascapanen untuk menghasilkan dan memasarkan produk pertanian secara mandiri.
Kampus Tempat Akreditasi Selengkapnya
Institut Pertanian Bogor Jawa Barat (Bogor) A Detail
Institut Teknologi Bandung Jawa Barat (Bandung) A Detail

Dapatkan layanan psikologi terpercaya

IDENTIFIKASI MINAT BAKAT

UNTUK KUALITAS HIDUP LEBIH BAIK

Pastikan memilih karir yang tepat lebih dini, untuk kehidupan anda selanjutnya

Hasil survey membuktikan, 65% mahasiswa mengaku kurang cocok dengan jurusan perkuliahan yang sedang mereka jalani saat ini (kesalahan memilih jurusan).

  • Program Studi di Perguruan Tinggi
  • Perencanaan Karir
  • Pemilihan Jurusan di SMA/SMK
Selengkapnya