
Pengertian Model Pembelajaran Visual Auditory Kinesthetic (VAK)
12 February 2021
Seseorang dengan gaya belajar kinestetik, membaca dan mendengarkan merupakan salah satu kegiatan yang membosankan. Memberi instruksi yang diberikan secara tertulis maupun lisan seringkali mudah dilupakan, karena mereka cenderung lebih memahami tugasnya jika mereka mencobanya secara langsung. Oleh karena itu, gaya belajar kinestetik harus disesuaikan dengan minat belajar dirinya. Berikut akan dijelaskan ciri-ciri gaya belajar kinestetik.
Pada umumnya, seseorang dengan gaya belajar kinestetik memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
Itulah beberapa ciri-ciri orang dengan tipe belajar kinestetik. Dengan mengetahui ciri-ciri tersebut, kita dapat menerapkan gaya belajar yang sesuai agar tujuan dan target dari pembelajaran dapat tercapai.
Sundayana (2016), memberikan deskripsi ciri-ciri gaya belajar kinestetik seperti berikut ini:
Siswa yang mempunyai gaya belajar kinestetik cenderung bicara dengan perlahan dan pelan, berbeda dengan siswa visual yang berbicara dengan kecepatan bicara yang cepat dan auditori dengan kecepatan berbicara sedang. Banyak siswa yang tidak senang pada penjelasan yang Panjang lebar. Mereka menyukai guru yang menggunakan kata-kata kunci dan perbuatan, serta memberikan bimbingan jika mereka membutuhkannya.
Siswa kinestetik biasa memiliki perkembangan oto-otot yang besar, banyak menggunkan isyarat tubuh, menggunakan jari sebagai petunjuk Ketika membaca, suka mempraktikkan secara langsung.
Siswa yang mempunyai tipe gaya belajar kinestetik tidak bisa duduk diam di satu tempat. Karena mereka senang bergerak. Dalam proses pembelajaran harus diberikan gerakan-gerakan yang positif yang dapat membantu proses belajar mereka.
Siswa yang mempunyai gaya belajar kinestetik sangat suka dengan tantangan, dan menemukan hal-hal yang baru. Mereka termotivasi pada lingkungan yang kompetitif. Mereka juga senang berkompetisi dengan diri sendiri atau dengan orang lain.
Siswa bergaya belajar kinestetik ini mudah menghafal atau belajar dengan cara bergerak atau berjalan-jalan.
Secara sederhana kita dapat menyesuaikan cara mengajar kita dengan gaya belajar siswa, khususnya untuk siswa dengan gaya belajar kinestetik:
Analisis gaya belajar kamu dengan tes gaya belajar (Tes VAK = Visual, Auditori, Kinestetik). Tes VAK akan menganalisis sikap dan gaya belajar kamu. Tes ini dapat diakses secara gratis di NS Development.
Untuk mengidentifikasi gaya belajar, tes minat dan bakat, secara lebih detail dan dibantu oleh psikolog yang berpengalaman, anda dapat mengikutinya di NS Development dengan registrasi Tes Minat Bakat.
Bobbi DePorter & Mike Hernacki. 2009. Quantum Learning: Membiasakan Belajar Nyaman dan Menyenangkan. Bandung: Kaifa
Slameto. 2013. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Rencanakan karir sejak dini. Penentuan karir seyogyanya ditentukan sebelum mengambil Program Studi di Perguruan Tinggi. Keliru mengambil program studi, akan berdampak besar terhadap karir dan bahkan masa depanmu.
Dengan mengikuti program ini, kamu akan mengikuti psikotes dan bimbingan karir, dan mendapatkan resume hasil pemeriksaan psikologis sekaligus saran pengembangan karir dari Tim KONSELOR secara langsung.
Note: Diperuntukkan khusus siswa kelas 3 SMA atau yang akan melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi.
Tentukan masa depanmu, dengan mengikuti program perencanaan karir !!!


Nilai dan Berikan Komentar