Teknologi Hasil Perkebunan</li> Ilmu Tanaman Teknologi dan Ilmu Tanaman
Teknologi Hasil Perkebunan
No. Prodi A1627
Tingkat Prodi Teknologi Hasil Perkebunan (D-IV)
Strata D-IV
Gelar Sarjana Terapan Teknologi Hasil Pertanian
Singkatan Gelar S.Tr.Thp
Rumpun Ilmu Tanaman
Sub rumpun Teknologi dan Ilmu Tanaman

Dalam program studi Teknologi Hasil Perkebunan, siswa mempelajari berbagai aspek yang berkaitan dengan produksi, pengolahan, dan manajemen hasil perkebunan. Berikut adalah gambaran umum tentang apa yang biasanya dipelajari dalam program Teknologi Hasil Perkebunan:

  1. Pertanian dan Budidaya Tanaman: Siswa memahami prinsip-prinsip dasar budidaya tanaman perkebunan, termasuk pemilihan varietas yang tepat, pengelolaan lahan, pemupukan, pengairan, dan perlindungan tanaman dari penyakit dan hama.
  2. Teknologi Perkebunan: Studi tentang penggunaan teknologi modern dalam budidaya tanaman, termasuk penggunaan sistem irigasi, pengendalian iklim, dan pemantauan tanaman menggunakan sensor dan alat teknologi lainnya.
  3. Pemanenan dan Pascapanen: Bagaimana mengenali waktu pemanenan yang tepat dan teknik pemanenan yang efisien. Siswa juga mempelajari teknik pengolahan pasca-panen, seperti pengupasan, pengeringan, fermentasi, dan penggilingan.
  4. Teknologi Pengolahan: Pemahaman tentang peralatan pengolahan hasil perkebunan, seperti mesin pengupas, mesin penggiling, dan mesin pemrosesan lainnya. Ini termasuk pemahaman tentang prinsip-prinsip operasi dan perawatan mesin-mesin ini.
  5. Keamanan Pangan: Studi tentang keamanan pangan, termasuk standar sanitasi, pengujian kualitas produk, dan praktik-praktik keamanan pangan yang diperlukan untuk mencegah kontaminasi dan penyakit terkait makanan.
  6. Manajemen Kualitas: Bagaimana mengelola kualitas produk hasil perkebunan, termasuk pengendalian mutu, pengujian produk, dan pemantauan kualitas produk.
  7. Pemasaran dan Manajemen Usaha: Studi tentang strategi pemasaran produk hasil perkebunan, manajemen bisnis, perencanaan produksi, dan manajemen rantai pasokan yang efisien.
  8. Aspek Lingkungan: Pemahaman tentang dampak lingkungan dari pertanian dan pengolahan hasil perkebunan serta praktik berkelanjutan yang dapat diterapkan untuk menjaga keberlanjutan lingkungan.
  9. Peraturan dan Standar: Pemahaman tentang peraturan pemerintah dan standar industri yang berlaku dalam produksi dan pengolahan hasil perkebunan.
  10. Penyimpanan dan Distribusi: Bagaimana menyimpan produk hasil perkebunan dengan baik untuk menjaga kualitasnya dan manajemen rantai pasokan produk ke pasar.
  11. Inovasi dan Teknologi Baru: Studi tentang perkembangan terbaru dalam teknologi dan inovasi dalam produksi hasil perkebunan yang dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas produk.

Selain itu, program ini biasanya juga akan mencakup mata pelajaran umum seperti matematika, kimia, biologi, manajemen, dan ekonomi untuk memberikan dasar yang kuat bagi mahasiswa dalam merancang, mengelola, dan memahami aspek bisnis dan teknis dalam industri perkebunan. Program studi ini bertujuan untuk melatih lulusan yang siap untuk berkontribusi dalam industri perkebunan yang berkelanjutan dan menghadapi tantangan di bidang ini.

Program D-IV (Diploma IV) Teknologi Hasil Perkebunan memberikan latar belakang pendidikan yang lebih dalam dan praktis dibandingkan dengan program D-III. Lulusan program ini dapat mengejar berbagai karir menarik di sektor pertanian dan industri pengolahan hasil pertanian. Berikut adalah beberapa proyeksi karir yang mungkin relevan setelah menyelesaikan program D-IV Teknologi Hasil Perkebunan:

  1. Manajer Perkebunan: Anda dapat mengambil peran manajerial di perkebunan atau perusahaan pertanian, bertanggung jawab atas operasi sehari-hari, pengembangan strategi pertanian, dan manajemen sumber daya.
  2. Ahli Teknologi Pertanian: Dalam peran ini, Anda dapat membantu petani dalam menerapkan teknologi terbaru untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kualitas hasil panen.
  3. Pengolahan Hasil Pertanian: Anda dapat bekerja sebagai pengolahan hasil pertanian, bertanggung jawab atas proses pengolahan, pemantauan kualitas, dan pengembangan produk baru.
  4. Inspektur Pertanian: Sebagai inspektur pertanian, Anda dapat bekerja untuk pemerintah atau badan inspeksi swasta, memastikan bahwa praktik pertanian dan pengolahan produk pertanian mematuhi peraturan dan standar yang ditetapkan.
  5. Peneliti Lapangan: Dalam peran ini, Anda dapat bekerja di lembaga penelitian pertanian, terlibat dalam pengumpulan data lapangan, eksperimen, dan analisis untuk mendukung penelitian ilmiah dalam industri pertanian.
  6. Pengawas Keamanan Pangan: Anda dapat bekerja dalam pemantauan keamanan pangan dan kepatuhan standar kualitas dalam proses pengolahan hasil pertanian.
  7. Pengembang Produk Pertanian: Dalam peran ini, Anda dapat terlibat dalam pengembangan produk baru berbasis hasil perkebunan, seperti makanan olahan, minuman, atau produk-produk lain yang berasal dari hasil perkebunan.
Kampus Tempat Akreditasi Selengkapnya
Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi Jawa Barat (Bekasi) B Detail
Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari Papua Barat (Manokwari) B Detail
Politeknik Pembangunan Pertanian Medan Sumatera Utara (Medan) B Detail
Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Agrobisnis Perkebunan Sumatera Utara (Deli Serdang) tidakterakreditasi Detail

Dapatkan layanan psikologi terpercaya

IDENTIFIKASI MINAT BAKAT

UNTUK KUALITAS HIDUP LEBIH BAIK

Pastikan memilih karir yang tepat lebih dini, untuk kehidupan anda selanjutnya

Hasil survey membuktikan, 65% mahasiswa mengaku kurang cocok dengan jurusan perkuliahan yang sedang mereka jalani saat ini (kesalahan memilih jurusan).

  • Program Studi di Perguruan Tinggi
  • Perencanaan Karir
  • Pemilihan Jurusan di SMA/SMK
Selengkapnya