Seni Kuliner
No. Prodi A0287
Tingkat Prodi Seni Kuliner (S1)
Strata S1
Gelar Sarjana pariwisata
Singkatan Gelar S.Par
Rumpun Ilmu Sosial Humaniora
Sub rumpun Humaniora

Program Studi Seni Kuliner (S1) adalah program pendidikan tingkat sarjana yang dirancang untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam seni kuliner. Mahasiswa yang mengambil program ini belajar tentang berbagai aspek seni kuliner, termasuk persiapan makanan, teknik memasak, manajemen dapur, serta unsur-unsur seni yang terkait dengan presentasi makanan. Berikut adalah gambaran umum dari apa yang dipelajari dalam program studi ini:

  1. Teknik Memasak: Mahasiswa akan belajar berbagai teknik memasak, termasuk memotong, menggoreng, memanggang, merebus, mengukus, dan teknik-teknik khusus lainnya untuk memasak berbagai jenis makanan.
  2. Penggunaan Bahan Makanan: Memahami berbagai jenis bahan makanan, termasuk daging, ikan, sayuran, buah-buahan, rempah-rempah, dan bahan lainnya. Mahasiswa juga akan mempelajari bagaimana memilih bahan berkualitas tinggi dan bagaimana menyimpannya dengan benar.
  3. Rasa dan Komposisi Makanan: Belajar tentang rasa, tekstur, dan komposisi makanan. Ini melibatkan pembuatan hidangan yang seimbang dan menggabungkan bahan-bahan dengan bijak.
  4. Pengolahan Makanan: Memahami prinsip-prinsip dasar pengolahan makanan, termasuk penggilingan, pengukusan, pemurnian, pemadatan, dan pemrosesan makanan lainnya.
  5. Manajemen Dapur: Pengelolaan aspek-aspek operasional dapur, termasuk perencanaan menu, pengaturan stok bahan, manajemen tenaga kerja, kebersihan dapur, dan pengendalian biaya.
  6. Presentasi Makanan: Seni menghias dan menyajikan makanan dengan indah dan estetika, termasuk pemilihan piring, dekorasi, dan penggunaan warna yang tepat.
  7. Keselamatan Pangan: Memahami prinsip-prinsip keselamatan pangan, kebersihan, dan praktik-praktik keamanan makanan yang diperlukan dalam industri kuliner.
  8. Etika Profesional: Belajar tentang etika profesional dalam industri kuliner, termasuk integritas, tanggung jawab, dan hubungan pelanggan.
  9. Kreativitas dan Inovasi: Mendorong kreativitas dalam merancang hidangan dan menciptakan rasa yang unik.
  10. Sejarah dan Budaya Kuliner: Meneliti sejarah dan budaya kuliner dari berbagai negara dan memahami pengaruhnya terhadap hidangan dan tradisi kuliner.
  11. Bisnis Kuliner: Pengenalan dasar-dasar bisnis kuliner, termasuk manajemen restoran, pemasaran makanan, keuangan, dan operasi bisnis.
  12. Praktik Lapangan: Biasanya, program ini juga mencakup praktik lapangan atau magang di restoran, hotel, atau bisnis kuliner lainnya untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa.

Program Studi Seni Kulinert S1 bertujuan untuk menciptakan profesional yang kompeten dalam industri kuliner, baik sebagai koki, pemilik restoran, manajer dapur, atau berbagai peran lainnya yang terkait dengan seni kuliner. Program ini memberikan pemahaman mendalam tentang seni dan ilmu kuliner, serta persiapan untuk berkembang dalam industri makanan dan minuman.

Lulusan Program Studi Seni Kulinert (S1) memiliki beragam peluang karir di industri kuliner dan makanan. Proyeksi karir mereka tergantung pada minat pribadi, keterampilan yang mereka kuasai, dan pengalaman yang mereka dapatkan selama studi. Berikut ini adalah beberapa proyeksi karir yang mungkin untuk lulusan program ini:

  1. Koki atau Chef: Lulusan dapat menjadi koki profesional di restoran, hotel, kafe, atau bahkan kapal pesiar. Mereka akan bertanggung jawab untuk memasak makanan, merancang menu, dan mengelola operasi dapur.
  2. Pemilik Restoran atau Usaha Kuliner: Beberapa lulusan mungkin memilih untuk membuka restoran atau bisnis makanan sendiri. Ini memerlukan pengetahuan manajemen bisnis, pemahaman tentang operasi dapur, dan kemampuan memasarkan bisnis.
  3. Manajer Restoran: Lulusan dapat bekerja sebagai manajer restoran, yang bertanggung jawab untuk mengelola operasi sehari-hari, termasuk staf, persediaan, dan pelayanan pelanggan.
  4. Katering: Bekerja di industri katering, menyediakan layanan makanan untuk acara-acara khusus seperti pernikahan, pesta, konferensi, dan lainnya.
  5. Pengusaha Makanan: Lulusan dengan kreativitas dan inovasi dapat menciptakan produk makanan atau minuman yang unik dan memasarkannya secara independen atau melalui startup makanan mereka sendiri.
  6. Guru Kuliner atau Instruktur: Beberapa lulusan mungkin memilih untuk menjadi instruktur kuliner atau guru di sekolah kuliner atau lembaga pelatihan.
  7. Penulis Makanan: Lulusan dengan keterampilan menulis dapat menjadi penulis makanan, menghasilkan artikel, buku masak, atau blog makanan.
  8. Manajer Dapur di Industri Pariwisata: Lulusan dapat bekerja di hotel, resor, kapal pesiar, atau tempat-tempat wisata lainnya sebagai manajer dapur.
  9. Sommelier: Jika minat mereka lebih terfokus pada anggur dan minuman beralkohol, lulusan dapat menjadi sommelier yang ahli dalam pemilihan dan penyajian anggur di restoran.
  10. Pengembang Produk Makanan: Terlibat dalam penelitian dan pengembangan produk makanan untuk perusahaan makanan dan minuman.
  11. Jurnalis Makanan: Menjadi jurnalis atau kritikus makanan yang menulis tentang restoran, kuliner, dan tren makanan.
  12. Manajemen Makanan dan Layanan Pangan: Bekerja di bidang manajemen penyediaan makanan, termasuk di rumah sakit, sekolah, atau lembaga lainnya.
  13. Food Stylist: Membantu dalam penyajian dan penataan makanan untuk foto produk, iklan, dan media sosial.
Kampus Tempat Akreditasi Selengkapnya
Universitas Pendidikan Ganesha Bali (Buleleng) A Detail

Dapatkan layanan psikologi terpercaya

IDENTIFIKASI MINAT BAKAT

UNTUK KUALITAS HIDUP LEBIH BAIK

Pastikan memilih karir yang tepat lebih dini, untuk kehidupan anda selanjutnya

Hasil survey membuktikan, 65% mahasiswa mengaku kurang cocok dengan jurusan perkuliahan yang sedang mereka jalani saat ini (kesalahan memilih jurusan).

  • Program Studi di Perguruan Tinggi
  • Perencanaan Karir
  • Pemilihan Jurusan di SMA/SMK
Selengkapnya