
Tes Psikologi Online
06 May 2022
Apakah anda pernah mendengar istilah tes psikotes online? Aplikasi psikotes online ini sekarang cukup banyak digunakan lantaran dinilai lebih simple, efisien, dan praktis. Terutama untuk melakukan rekrutmen kerja atau seleksi masuk kuliah secara serentak.
Selain itu, hasil dari tes psikotes online sendiri lebih cepat dan lebih akurat. Bahkan, hasilnya bisa keluar saat itu juga. Atau tepat setelah anda selesai mengerjakan tes tersebut.
Nah, tes psikotes online sendiri dapat diakses dengan smartphone ataupun dengan komputer (PC/Laptop). Untuk versi smartphone sendiri, biasanya berbentuk aplikasi. Sementara itu, tes psikotes online di komputer sendiri menggunakan media berbasis web aplikasi atau software khusus.
Lalu, sebenarnya apa sih perbedaan antara aplikasi psikotes online dan software psikotes online? Simak pembahasannya pada ulasan dibawah ini ya!
Berikut akan dijelaskan secara jelas perbedaan aplikasi psikotes online dengan software psikotes online. Silahkan disimak.
Software diartikan sebagai perangkat lunak yang terdiri dari kumpulan program instruksi untuk komputer. Dapat diartikan bahwa software adalah sistem operasi dan semua program yang terkait di dalamnya. Sementara itu, aplikasi diartikan sebagai perangkat lunak yang digunakan untuk membantu user dalam melakukan berbagai pekerjaan atau tugas.
Dari definisi diatas, sebenarnya tidak ada perbedaan yang terlalu mencolok di antara keduanya. Software dan aplikasi sama-sama merupakan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjalankan berbagai tugas yang diberikan padanya. Software dan aplikasi sama-sama digunakan untuk menjembatani user suatu perangkat. Bedanya software digunakan untuk komputer sementara aplikasi digunakan untuk ponsel pintar.
Perbedaan antara aplikasi psikotes online dan software psikotes online kedua adalah dari segi waktu instalasi. Instalasi software memakan lebih banyak waktu dibandingkan dengan proses instalasi aplikasi. Alasannya, biasanya software memiliki ukuran yang lebih besar daripada aplikasi. Selain itu software juga memiliki beberapa kode khusus sehingga proses instalasinya lebih lama.
Bisa dibilang fungsi software ini lebih kompleks bandingkan fungsi aplikasi. Secara umum software digunakan untuk menjalankan berbagai tugas komputer yang cukup berat. Misalnya, mengatur beberapa perangkat keras agar dapat bekerja secara simultan, menjadi penghubung antara hardware dan perangkat lunak lainnya, menerjemahkan perintah, dan lain sebagainya.
Software bisa berjalan tanpa aplikasi. Sedangkan, aplikasi tak dapat berjalan tanpa software tertentu.
Seperti yang telah kita bahas sebelumnya, ukuran software biasanya jauh lebih besar dibandingkan aplikasi. Sebuah software bisa berukuran lebih dari 1 gigabyte. Sedangkan, aplikasi biasanya memiliki ukuran yang jauh lebih kecil. Berkisar antara 1 sampai ratusan megabyte saja. Hal ini disebabkan karena software terdiri dari berbagai kumpulan aplikasi dan program yang saling terkait. Karena itulah software membutuhkan lebih banyak ruang penyimpanan.
Perbedaan antara software dan aplikasi yang selanjutnya bisa dipilih berdasarkan harganya. Harga sebuah software bisa mencapai jutaan rupiah untuk sekali instalasi. Contohnya saja, software Windows dan Microsoft Office. Untuk membeli kedua software tersebut anda mungkin harus mengeluarkan uang sekitar Rp 1.000.000 sampai Rp2.000.000 untuk mendapatkan 1 keping CD originalnya.
Sementara itu harga aplikasi jauh lebih murah. Contohnya saja aplikasi yang ada di Google Play Store bisa anda dapatkan mulai dari harga Rp10.000 sampai ratusan ribu rupiah saja. Bahkan ada banyak sekali aplikasi di Google Play Store yang bisa anda install secara cuma-cuma alias gratis!
Seperti yang kita tahu software digunakan untuk komputer. Sementara itu sistem operasi yang digunakan dalam komputer sendiri adalah Windows, Linux, dan Macintosh. Karena itulah pembuatan suatu software harus menyesuaikan OS suatu komputer. Sementara itu, aplikasi sendiri akan digunakan di smartphone. OS smartphone dapat dibagi menjadi dua yakni yang berbasis Android dan yang berbasis IOS. Jadi pembuatan aplikasi sendiri harus menyesuaikan dengan sistem operasi tiap-tiap smartphone.
Itulah beberapa perbedaan mencolok antara aplikasi psikotes online dan juga software psikotes online. Intinya, perbedaan mendasar keduanya terletak dari media yang digunakannya dan juga sistemnya. Software digunakan untuk komputer sementara aplikasi digunakan untuk smartphone.
Lalu apa saja tujuan dan manfaat yang bisa anda dapatkan dengan mengikuti tes psikotes online, baik di aplikasi psikotes online ataupun software psikotes online? Nah berikut ini diantaranya:
Itulah beberapa pembahasan seputar tes menggunakan aplikasi psikotes online. Kalau menurut anda sendiri bagaimana?
Aplikasi psikotes online yang merupakan aplikasi psikotes terbaik di Indonesia adalah NS Development. Aplikasi psikotes online NS Development tersedia dalam bentuk aplikasi android maupun website, sehingga memudahkan akses. Akses psikotes dapat dengan menggunakan laptop, komputer, tablet ataupun mobile phone.
Berminat menggunakan aplikasi psikotes online NS Development? Anda dapat mengunjungi langsung dengan mengklik tautan Aplikasi Psikotes Online.
Rencanakan karir sejak dini. Penentuan karir seyogyanya ditentukan sebelum mengambil Program Studi di Perguruan Tinggi. Keliru mengambil program studi, akan berdampak besar terhadap karir dan bahkan masa depanmu.
Dengan mengikuti program ini, kamu akan mengikuti psikotes dan bimbingan karir, dan mendapatkan resume hasil pemeriksaan psikologis sekaligus saran pengembangan karir dari Tim KONSELOR secara langsung.
Note: Diperuntukkan khusus siswa kelas 3 SMA atau yang akan melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi.
Tentukan masa depanmu, dengan mengikuti program perencanaan karir !!!


Nilai dan Berikan Komentar