
PENGERTIAN RESILIENSI
16 May 2020
Kalian pernah berada di situasi yang sulit? atau kalian pernah mengalami kegagalan dalam hidup? Lalu apa yang kalian lakukukan? Makin putus asa dengan keadaan?. Ya kebanyakan dari kita tentunya pernah mengalami situasi yang sulit dan berakhir pada sebuah kegagalan. Namun, sebagai manusia yang berkembang dan sehat secara mental tentunya kita punya usaha untuk bangkit dari keterpurukan itu. istilah itu disebut dengan Resiliensi (resilience). Mari disimak penjelasan lebih lanjut mengenai pengertian resiliensi (resilience).
Menurut Reivich dan Schatta Resiliensi (resilience) adalah sebuah konsep yang memungkinkan orang untuk mengejar pengalaman baru dan memandang hidup mereka sebagai sebuah rangkaian pekerjaan. Resiliensi (resilience) juga merupakan kemampuan seseorang untuk tetap bugar dan menemukan solusi yang produktif ketika dihadapkan pada kesulitan yang berpotensi menimbulkan stres atau trauma dalam hidup.
Grotberg juga mendefinisikan resiliensi (resilience) sebagai kemampuan seseorang untuk bertahan menghadapi kesulitan, mengatasinya, dan menjadi kuat.
Cassen dkk. menggambarkan resiliensi (resilience) sebagai adaptasi positif dalam menghadapi kesulitan. Ini merupakan proses yang menjelaskan bagaimana beberapa individu mencapai hasil yang baik meskipun ditempatkan dalam situasi berisiko tinggi.
Richardson menjelaskan bahwa resiliensi (resilience) adalah istilah psikologis yang mengacu pada kemampuan untuk mengatasi dan menemukan makna dalam peristiwa-peristiwa seperti stres berat yang dialami seseorang, yang kemudian direspons dengan fungsi intelektual dan dukungan sosial yang baik.
Desmita menjelaskan Resiliensi (resilience) adalah keterampilan yang diperlukan dalam kehidupan setiap orang, karena kehidupan manusia selalu diwarnai dengan kesulitan (situasi yang tidak menyenangkan). Ini merupakan kemampuan kita untuk mengatasinya, belajar darinya, dan bahkan berubah karenanya.
Menurut Carol Ryff, resiliensi (resilience) adalah kemampuan seseorang untuk mempertahankan kesehatan mental dan emosional yang baik ketika dihadapkan pada kesulitan dan tantangan hidup. Ryff berpendapat bahwa orang yang lebih tangguh dalam enam faktor yaitu otonomi, penerimaan diri, hubungan positif, tujuan hidup, pertumbuhan pribadi, dan eksplorasi lingkungan cenderung lebih baik dalam menghadapi tekanan dan tantangan hidup serta memiliki kesejahteraan fisik dan mental yang lebih baik.
Smith et al Resiliensi (resilience) dapat didefinisikan sebagai kemampuan untuk pulih dari stres, kemampuan untuk beradaptasi dengan keadaan yang penuh tekanan atau kesulitan.
Menurut Misasi & Izzati Resiliensi adalah kemampuan individu untuk bangkit dalam menghadapi dan mengatasi situasi yang berisiko dan penuh tekanan melalui pertahanan kompetensi yang dimiliki serta adaptasi yang positif dan fleksibel terhadap perubahan dari pengalaman yang penuh tekanan.
Pidgeon, Rowe, Stapleton, Magyar, dan Lo (2014) mendefinisikan reseliensi sebagai kemampuan untuk merespon permasalahan dengan baik, kemampuan untuk berhasil dalam menghadapi kesengsaraan, serta mampu untuk memiliki harapan yang lebih dalam keadaan kesulitan.
para ahli menyadari bahwa resiliensi (resilience) sangat penting bagi kesuksesan dan kesejahteraan seseorang dalam berbagai situasi, termasuk kesehatan mental, kehidupan pribadi, bisnis, organisasi, dan masyarakat.
Berikut adalah beberapa pandangan ahli tentang pentingnya resiliensi (resilience).
Secara keseluruhan, para ahli sepakat bahwa resiliensi (resilience) adalah kemampuan yang sangat penting untuk mengatasi tantangan dan tekanan hidup, dan bahwa orang yang resilien cenderung lebih bahagia, lebih sehat, dan lebih sukses dalam hidup.Â
Ingin mengukur taraf kesehatan mental anda? Anda dapat mengikuti tes MMPI Online di NS Development.
Rencanakan karir sejak dini. Penentuan karir seyogyanya ditentukan sebelum mengambil Program Studi di Perguruan Tinggi. Keliru mengambil program studi, akan berdampak besar terhadap karir dan bahkan masa depanmu.
Dengan mengikuti program ini, kamu akan mengikuti psikotes dan bimbingan karir, dan mendapatkan resume hasil pemeriksaan psikologis sekaligus saran pengembangan karir dari Tim KONSELOR secara langsung.
Note: Diperuntukkan khusus siswa kelas 3 SMA atau yang akan melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi.
Tentukan masa depanmu, dengan mengikuti program perencanaan karir !!!


Nilai dan Berikan Komentar