
Pengembangan Karir, Bimbingan & Konseling
01 May 2020
Setiap perilaku mempunyai tujuan tertentu, perilaku dalam hal ini yaitu layanan mengenai bimbingan karir. Bahwa para individu yang paling aktif mengenali dirinya, memahami dan menemukan dirinya, memahami gambaran dunia kerja, dan para individu itu sendiri yang akan memilih dan memutuskan pilihannya. Sedangkan para konselor, hanya memberikan bantuan, pengarahan, dan bimbingan. Tujuan utama bimbingan karir menurut Surya (1992) adalah membantu individu untuk memperoleh kompetensi yang diperlukan hidupnya dan mengembangkan karir yang dipilihnya secara optimal.
Berikut akan dijelaskan lebih detail tujuan bimbingan karir yang sangat penting dalam memberikan arah karir yang tepat bagi konseli.
Tujuan bimbingan karir secara khusus adalah untuk membantu atau memfasilitasi perkembangan peserta didik agar memiliki kemampuan-kemampuan sebagai berikut (Supriatna & Budiman, 2011):
Tujuan bimbingan karir menurut pendapat Brammer, adalah sebagai berikut:
W.S. Winkel berpendapat bahwa bimbingan karir memiliki tujuan agar konseli:
Dari beberapa tujuan bimbingan karir diatas yang dikemukakan oleh para ahli dapat disimpulkan bahwa tujuan bimbingan karir pada pokoknya adalah membantu agar individu memahami dirinya, memahami dunia kerja, dan mengadakan penyesuaian antara dirinya dengan dunia kerja melalui suatu pembuatan rencana dan keputusan secara tepat.
Untuk mewujudkan tujuan tersebut kepada setiap konselor yang melibatkan diri dalam masalah karir dituntut untuk meningkatkan kepercayaan diri pada para klien, melalui pendekatan konseling karir dengan teknik yang sesuai dengan para klien terutama dalam proses memilih, menetapkan, dan memutuskan pekerjaan, jabatan atau karir secara tepat.
Untuk kebutuhan bimbingan karir dalam skala professional, anda dapat menggunakan jasa Konselor. Jasa layanan bimbingan karir tidak hanya dalam bentuk konseling tetapi akan dipadukan assessment yang berupa psikotes online. Konselor adalah layanan yang berada di bawah naungan NS Development.
Supriatna, Mamat dan Nandang Budiman. 2010. “Layanan Bimbingan Karier di Sekolah Menengah Kejuruan (e-book)”. Bandung: Departemen Pendidikan Nasional Universitas Pendidikan Indonesia.
Moh. Surya. 1992. Psikologi Pendidikan. Bandung: IKIP Bandung
Ruslan A. Gani. 1992. Bimbingan Karir. Bandung: Angkasa
Winkel. 1991. Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan. Jakarta: PT. Gramedia
Rencanakan karir sejak dini. Penentuan karir seyogyanya ditentukan sebelum mengambil Program Studi di Perguruan Tinggi. Keliru mengambil program studi, akan berdampak besar terhadap karir dan bahkan masa depanmu.
Dengan mengikuti program ini, kamu akan mengikuti psikotes dan bimbingan karir, dan mendapatkan resume hasil pemeriksaan psikologis sekaligus saran pengembangan karir dari Tim KONSELOR secara langsung.
Note: Diperuntukkan khusus siswa kelas 3 SMA atau yang akan melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi.
Tentukan masa depanmu, dengan mengikuti program perencanaan karir !!!


Nilai dan Berikan Komentar