Ilmu Hukum
No. Prodi A0523
Tingkat Prodi Ilmu Hukum (S2)
Strata S2
Gelar Magister Hukum
Singkatan Gelar M.H
Rumpun Ilmu Sosial Humaniora
Sub rumpun

Program Studi Ilmu Hukum tingkat Magister (S2) adalah program pendidikan lanjutan yang dirancang untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang hukum dan memungkinkan mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan hukum yang lebih canggih. Isi program dapat bervariasi antar universitas, tetapi berikut adalah gambaran umum tentang topik-topik yang sering dipelajari dalam program studi Ilmu Hukum S2:

  1. Hukum Perdata: Mempelajari prinsip-prinsip hukum perdata, yang mencakup hukum kontrak, hukum properti, hukum perusahaan, dan hukum keluarga. Ini termasuk studi mendalam tentang kontrak, hak properti, dan isu-isu yang berkaitan dengan perusahaan dan keluarga.

  2. Hukum Pidana: Menganalisis hukum pidana, termasuk elemen pembentukan kejahatan, tanggung jawab pidana, proses peradilan pidana, dan hukuman. Ini mencakup pemahaman tentang tindak pidana, hukum acara pidana, dan isu-isu hak asasi manusia dalam hukum pidana.

  3. Hukum Tata Negara: Memahami struktur pemerintahan, konstitusi, dan prinsip-prinsip hukum tata negara. Ini mencakup isu-isu hukum administratif, konstitusi, dan kebijakan publik.

  4. Hukum Hak Asasi Manusia: Mempelajari hak asasi manusia, prinsip-prinsipnya, dan perlindungannya dalam hukum nasional dan internasional. Ini mencakup isu-isu seperti hak sipil, politik, ekonomi, sosial, dan budaya.

  5. Hukum Internasional: Mengkaji hukum internasional, termasuk konvensi dan perjanjian internasional, hukum perang, hukum lingkungan internasional, dan hukum hak asasi manusia internasional.

  6. Hukum Bisnis: Mempelajari hukum yang mengatur bisnis dan perdagangan, termasuk hukum kontrak bisnis, hukum perusahaan, hukum perpajakan, dan hukum komersial internasional.

  7. Penelitian Hukum: Mempelajari metodologi penelitian hukum dan melaksanakan penelitian hukum yang mendalam, seringkali dengan menulis tesis atau proyek penelitian.

  8. Etika Hukum: Mempelajari etika dalam praktik hukum, termasuk tanggung jawab sosial hukum dan etika dalam persidangan.

  9. Hukum Lingkungan: Mengkaji hukum yang berkaitan dengan lingkungan dan konservasi sumber daya alam, termasuk regulasi lingkungan dan hukum energi.

  10. Hukum Teknologi dan Privasi: Mempelajari isu-isu hukum yang berkaitan dengan teknologi, seperti privasi data, keamanan siber, dan hukum e-niaga.

  11. Hukum Kepemilikan Intelektual: Mempelajari hukum yang melindungi hak cipta, paten, merek dagang, dan rahasia dagang.

  12. Hukum Keuangan dan Perbankan: Mengkaji peraturan dan hukum yang mengatur lembaga keuangan, pasar modal, dan investasi.

  13. Hukum Kesehatan: Mempelajari hukum yang berlaku dalam sektor kesehatan, termasuk regulasi obat-obatan, asuransi kesehatan, dan etika medis.

  14. Hukum Kelautan: Memahami hukum yang berkaitan dengan pelayaran, perikanan, dan perlindungan lingkungan laut.

  15. Hukum Hak Cipta dan Teknologi: Mengkaji hukum hak cipta dalam era digital, termasuk isu-isu hak kekayaan intelektual dalam teknologi.

  16. Hukum Keluarga dan Anak: Mempelajari isu-isu hukum yang berkaitan dengan pernikahan, perceraian, hak asuh anak, dan perlindungan anak.

Program Studi Ilmu Hukum S2 dirancang untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang berbagai aspek hukum yang relevan dengan berbagai sektor dan kepentingan. Ini dapat membuka pintu untuk berbagai karir dalam praktik hukum, pemerintahan, sektor bisnis, LSM, dan lembaga internasional. Beberapa lulusan program ini juga memilih untuk menjadi dosen atau peneliti dalam bidang hukum.

Lulusan Program Studi Ilmu Hukum tingkat Magister (S2) memiliki peluang karir yang luas di berbagai sektor yang melibatkan hukum, kebijakan, dan analisis hukum yang mendalam. Berikut adalah beberapa proyeksi karir yang mungkin bagi lulusan program Ilmu Hukum S2:

  1. Pengacara: Bekerja sebagai pengacara atau advokat dalam firma hukum atau sebagai pengacara internal di perusahaan. Tugas mereka mencakup memberikan nasihat hukum kepada klien, mewakili klien dalam pengadilan, dan merancang kontrak hukum.

  2. Penasihat Hukum Perusahaan: Memegang peran sebagai penasihat hukum internal dalam perusahaan. Mereka bertanggung jawab atas semua aspek hukum yang berkaitan dengan operasi perusahaan, termasuk kepatuhan hukum, kontrak, dan sengketa.

  3. Penasihat Hukum Pemerintah: Bekerja di departemen hukum pemerintah, seperti jaksa, penasihat hukum di kementerian, atau lembaga legislatif. Tugas mereka termasuk memberikan nasihat hukum kepada pemerintah, mengembangkan kebijakan hukum, dan mewakili pemerintah dalam sengketa.

  4. Hakim: Memutuskan perkara hukum dalam pengadilan, termasuk peradilan sipil, peradilan pidana, atau peradilan administratif.

  5. Penasihat Kepatuhan: Mengelola kepatuhan perusahaan atau organisasi dengan regulasi dan hukum yang berlaku. Mereka memastikan bahwa perusahaan mematuhi hukum dan mengelola risiko hukum.

  6. Dosen atau Pengajar Hukum: Mengajar di universitas atau lembaga pendidikan tinggi sebagai dosen atau instruktur hukum.

  7. Peneliti Hukum: Bekerja dalam lembaga penelitian hukum atau LSM yang mengkaji masalah hukum dan kebijakan publik. Mereka melakukan penelitian hukum mendalam dan mempublikasikan temuan mereka.

  8. Konsultan Hukum: Bekerja sebagai konsultan independen atau dalam firma konsultasi hukum. Mereka memberikan nasihat hukum kepada berbagai klien, termasuk perusahaan, organisasi nirlaba, atau individu.

  9. Pengacara Hak Asasi Manusia: Mengkhususkan diri dalam hak asasi manusia, bekerja dengan LSM hak asasi manusia atau pemerintah dalam menangani isu-isu hak asasi manusia.

  10. Pengacara Lingkungan: Fokus pada hukum lingkungan, bekerja dengan organisasi atau perusahaan yang berusaha mematuhi regulasi lingkungan dan menjaga keberlanjutan lingkungan.

  11. Konsultan Kebijakan: Bekerja dalam analisis kebijakan, membantu perusahaan atau pemerintah dalam mengembangkan kebijakan publik dan strategi hukum.

  12. Penasihat Bisnis Internasional: Bekerja dengan perusahaan yang beroperasi di pasar global, memberikan nasihat hukum terkait perdagangan internasional, investasi asing, dan kontrak lintas batas.

  13. Pengacara Properti Intelektual: Mengkhususkan diri dalam hukum hak cipta, paten, dan merek dagang, bekerja dengan pemegang hak kekayaan intelektual.

  14. Penasihat Hukum Teknologi: Memberikan nasihat hukum dalam konteks teknologi, termasuk hukum e-niaga, privasi data, dan hukum teknologi informasi.

  15. Penasihat Hukum Keuangan: Mengkhususkan diri dalam hukum keuangan, termasuk regulasi perbankan, pasar modal, dan perusahaan keuangan.

  16. Penasihat Hukum Hak Kekayaan Intelektual: Mengkhususkan diri dalam hukum hak kekayaan intelektual, membantu perusahaan melindungi dan memanfaatkan hak kekayaan intelektual mereka.

  17. Penasihat Hukum Kesehatan: Bekerja dalam masalah hukum yang berkaitan dengan sektor kesehatan, termasuk regulasi obat-obatan, asuransi kesehatan, dan etika medis.

Pilihan karir lulusan Program Studi Ilmu Hukum S2 sangat bervariasi dan tergantung pada minat, spesialisasi, dan pengalaman yang dimiliki. Banyak lulusan juga memilih untuk menggabungkan lebih dari satu aspek hukum dalam karir mereka, seperti hukum bisnis dengan hukum teknologi atau hukum hak asasi manusia dengan hukum lingkungan. Kombinasi tersebut dapat membuat mereka lebih fleksibel dalam memenuhi permintaan di pasar kerja.

Kampus Tempat Akreditasi Selengkapnya
Universitas Bung Karno Jakarta (Jakarta Pusat) B Detail
Universitas Bung Hatta Sumatera Barat (Padang) B Detail
Universitas Mathla'ul Anwar Pandeglang (Banten) tidakterakreditasi Detail
Universitas Islam As-Syafi'iyah Jawa Barat (Bekasi) B Detail
Universitas Kadiri Jawa Timur (Kediri) baiksekali Detail
Universitas Trisakti Jakarta (Jakarta Barat) A Detail
Universitas Trunojoyo Jawa Timur (Bangkalan) baiksekali Detail
Universitas Katolik Soegijapranata Jawa Tengah (Semarang) A Detail
Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta (Jakarta Selatan) A Detail
Universitas Widyagama Malang Jawa Timur (Malang) B Detail
Universitas Galuh Jawa Barat (Ciamis) B Detail
Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (Sleman) A Detail
Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (Sleman) A Detail
Universitas Halu Oleo Sulawesi Tenggara (Kendari) B Detail
Universitas Hasanuddin Sulawesi Selatan (Makassar) A Detail
Universitas Indonesia Jawa Barat (Depok) A Detail
Universitas Islam Indonesia Yogyakarta (Sleman) Unggul Detail
Universitas Lambung Mangkurat Kalimantan Selatan (Banjarmasin) A Detail
Universitas Lampung Lampung (Bandar Lampung) A Detail
Universitas Malikussaleh Aceh (Aceh Utara) B Detail
Universitas Mataram Nusa Tenggara Barat (Mataram) B Detail
Universitas Negeri Semarang Jawa Tengah (Semarang) A Detail
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Jawa Timur (Surabaya) baiksekali Detail
Universitas Wijaya Putra Jawa Timur (Surabaya) B Detail
Universitas Sriwijaya Sumatera Selatan (Palembang) A Detail
Universitas Sumatera Utara Sumatera Utara (Medan) A Detail
Universitas Syiah Kuala Aceh (Banda Aceh) A Detail
Universitas Tadulako Sulawesi Tengah (Palu) B Detail
Universitas Tanjungpura Kalimantan Barat (Pontianak) A Detail
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten (Serang) A Detail
Universitas Sebelas Maret Jawa Tengah (Surakarta) A Detail
Universitas Wiraraja Jawa Timur (Sumenep) baiksekali Detail
Universitas Wisnuwardhana Malang Jawa Timur (Malang) B Detail
Universitas Yapis Papua Papua (Jayapura) B Detail
Universitas Udayana Bali (Badung) A Detail
Universitas Warmadewa Bali (Denpasar) baiksekali Detail
Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta Jakarta (Jakarta utara) baiksekali Detail
Universitas 17 Agustus 1945 Semarang Jawa Tengah (Semarang) B Detail
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Jawa Timur (Surabaya) A Detail
Universitas Airlangga Jawa Timur (Surabaya) A Detail
Universitas Airlangga Jawa Timur (Surabaya) A Detail
Universitas Andalas Sumatera Barat (Padang) A Detail
Universitas Bengkulu Bengkulu (Bengkulu) B Detail
Universitas Borobudur Jakarta Jakarta (Jakarta Timur) C Detail
Universitas Bosowa Makassar Sulawesi Selatan (Makassar) baiksekali Detail
Universitas Brawijaya Malang Jawa Timur (Malang) A Detail
Universitas Diponegoro Jawa Tengah (Semarang) A Detail
Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Jawa Barat (Bandung) A Detail
Universitas Jayabaya Jakarta (Jakarta Timur) B Detail
Universitas Jember Jawa Timur (Jember) A Detail
Universitas Merdeka Malang Jawa Timur (Malang) B Detail
Universitas Mulawarman Kalimantan Timur (Samarinda) A Detail
Universitas Negeri Gorontalo Gorontalo (Gorontalo) A Detail
Universitas Padjadjaran Jawa Barat (Sumedang) A Detail
Universitas Pakuan Bogor Jawa Barat (Bogor) B Detail
Universitas Palangka Raya Kalimantan Tengah (Palangka Raya) B Detail
Universitas Pattimura Maluku (Ambon) B Detail
Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia Sumatera Utara (Medan) C Detail
Universitas Riau Riau (Pekanbaru) A Detail
Universitas Al-Azhar Indonesia Jakarta (Jakarta Selatan) baiksekali Detail
Universitas Atma Jaya Yogyakarta Yogyakarta (Sleman) A Detail
Universitas Balikpapan Kalimantan Timur (Balikpapan) B Detail
Universitas Bandar Lampung Lampung (Bandar Lampung) B Detail
Universitas Batam Kepulauan Riau (Batam) B Detail
Universitas Batanghari Jambi Jambi (Jambi) Baik Detail
Universitas Bhayangkara Surabaya Jawa Timur (Surabaya) B Detail
Universitas Borneo Tarakan Kalimantan Utara (Tarakan) B Detail
Universitas Borneo Tarakan Kalimantan Utara (Tarakan) B Detail
Universitas Cenderawasih Papua (Jayapura) B Detail
Universitas Darma Agung Sumatera Utara (Medan) C Detail
Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman Jawa Tengah (Semarang) B Detail
Universitas Djuanda Jawa Barat (Bogor) B Detail
Universitas Dr Soetomo Jawa Timur (Surabaya) B Detail
Universitas Dwijendra Bali (Denpasar) B Detail
Universitas Ekasakti Sumatra Barat (Padang) B Detail
Universitas Esa Unggul Jakarta (Jakarta Barat) B Detail
Universitas Gorontalo Gorontalo (Gorontalo) B Detail
Universitas Hang Tuah Jawa Timur (Surabaya) B Detail
Universitas HKBP Nommensen Sumatera Utara (Medan) B Detail
Universitas Ichsan Gorontalo Gorontalo (Gorontalo) B Detail
Universitas Internasional Batam Kepulauan Riau (Batam) B Detail
Universitas Islam Bandung Jawa Barat (Bandung) A Detail
Universitas Islam Jakarta Jakarta (Jakarta Timur) B Detail
Universitas Islam Kadiri Jawa Timur (Kediri) B Detail
Universitas Islam Malang Jawa Timur (Malang) B Detail
Universitas Islam Nusantara Jawa Barat (Bandung) B Detail
Universitas Islam Riau Riau (Pekanbaru) B Detail
Universitas Islam Sultan Agung Jawa Tengah (Semarang) A Detail
Universitas Islam Sumatera Utara Sumatera Utara (Medan) B Detail
Universitas Islam Syekh Yusuf Banten (Tangerang) B Detail
Universitas Jambi Jambi (Muaro Jambi) B Detail
Universitas Janabadra Yogyakarta (Yogyakarta) B Detail
Universitas Jenderal Soedirman Jawa Tengah (Banyumas) A Detail
Universitas Kader Bangsa Sumatera Selatan (Palembang) baiksekali Detail
Universitas Katolik Parahyangan Jawa Barat (Bandung) A Detail
Universitas Khairun Maluku Utara (Ternate Selatan) B Detail
Universitas Krisnadwipayana Jawa Barat (Bekasi) B Detail
Universitas Kristen Immanuel Yogyakarta (Sleman) B Detail
Universitas Kristen Indonesia Paulus Sulawesi Selatan (Makassar) B Detail
Universitas Kristen Satya Wacana Jawa Tengah (Salatiga) A Detail
Universitas Lancang Kuning Riau (Pekanbaru) B Detail
Universitas Langlangbuana Jawa Barat (Bandung) B Detail
Universitas Mahendradatta Bali (Denpasar) Baik Detail
Universitas Medan Area Sumatera Utara (Batam) B Detail
Universitas Muhammadiyah Jakarta Banten (Tangerang Selatan) B Detail
Universitas Muhammadiyah Malang Jawa Timur (Malang) Unggul Detail
Universitas Muhammadiyah Palembang Sumatera Selatan (Palembang) B Detail
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Sumatera Utara (Medan) A Detail
Universitas Muhammadiyah Surakarta Jawa Tengah (Surakarta) A Detail
Universitas Muhammadiyah Tangerang Banten (Tangerang) B Detail
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Yogyakarta (Bantul) Unggul Detail
Universitas Muria Kudus Jawa Tengah (Kudus) B Detail
Universitas Muslim Indonesia Sulawesi Selatan (Makassar) Unggul Detail
Universitas Narotama Jawa Timur (Surabaya) B Detail
Universitas Nasional Jakarta (Jakarta Selatan) A Detail
Universitas Ngurah Rai Bali (Denpasar) B Detail
Universitas Nusa Cendana Nusa Tenggara Timur (Kupang) B Detail
Universitas Pamulang Tangerang Selatan (Banten) B Detail
Universitas Pancasakti Tegal Jawa Tengah (Tegal) B Detail
Universitas Pancasila Jakarta (Jakarta Selatan) A Detail
Universitas Pasundan Jawa Barat (Bandung) A Detail
Universitas Pelita Harapan Banten (Tangerang) B Detail
Universitas Pelita Harapan Banten (Tangerang) B Detail
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta Jakarta (Jakarta Selatan) B Detail
Universitas Pembangunan Panca Budi Sumatera Utara (Medan) B Detail
Universitas Pendidikan Nasional Bali (Denpasar) B Detail
Universitas Prima Indonesia Sumatera Utara (Medan) B Detail
Universitas Prof Dr Hazairin SH Bengkulu (Bengkulu) B Detail
Universitas Sam Ratulangi Sulawesi Utara (Manado) A Detail
Universitas Semarang Jawa Tengah (Semarang) B Detail
Universitas Simalungun Sumatera Utara (Pematang Siantar) B Detail
Universitas Singaperbangsa Karawang Jawa Barat (Karawang) B Detail
Universitas Slamet Riyadi Jawa Tengah (Surakarta) B Detail
Universitas Sulawesi Tenggara Sulawesi Tenggara (Kendari) C Detail
Universitas Sunan Giri Jawa Timur (Sidoarjo) B Detail
Universitas Surabaya Jawa Timur (Surabaya) A Detail
Universitas Surakarta Jawa Tengah (Karanganyar) C Detail
Universitas Suryakancana Jawa Barat (Cianjur) B Detail
Universitas Swadaya Gunung Jati Jawa Barat (Cirebon) B Detail
Universitas Tama Jagakarsa Jakarta (Jakarta Selatan) C Detail
Universitas Tarumanagara Jakarta (Jakarta Barat) A Detail
Sekolah Tinggi Hukum Bandung Jawa Barat (Bandung) baiksekali Detail
Sekolah Tinggi Hukum Galunggung Jawa Barat (Tasikmalaya) baiksekali Detail
Sekolah Tinggi Ilmu Hukum IBLAM Jawa Barat (Depok) tidakterakreditasi Detail
Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Pengayoman Sulawesi Selatan (Bone) C Detail
Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Pertiba Pangkalpinang Kepulauan Bangka Belitung (Pangkal Pinang) C Detail
Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sultan Adam Kalimantan Selatan (Banjarmasin) tidakterakreditasi Detail
Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda Sumatera Selatan (Palembang) C Detail
Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Umel Mandiri Papua (Jayapura) B Detail

Dapatkan layanan psikologi terpercaya

IDENTIFIKASI MINAT BAKAT

UNTUK KUALITAS HIDUP LEBIH BAIK

Pastikan memilih karir yang tepat lebih dini, untuk kehidupan anda selanjutnya

Hasil survey membuktikan, 65% mahasiswa mengaku kurang cocok dengan jurusan perkuliahan yang sedang mereka jalani saat ini (kesalahan memilih jurusan).

  • Program Studi di Perguruan Tinggi
  • Perencanaan Karir
  • Pemilihan Jurusan di SMA/SMK
Selengkapnya