
MEMBACA KARAKTER INDIVIDU BERDASARKAN GRAFIK DISC
19 December 2020
Jobseeker wajib pelajari kesalahan yang berujung gagal lolos tes DISC. Sebab Salah satu rangkaian menuju karyawan yang dilakukan pada event recruitment, yakni tes kepribadian mengenai Dominance, Influence, Steadiness, dan Compliance.
Event rekrutmen pasti memakai metode seleksi untuk memperoleh karyawan yang terbaik untuk menjadi bagian dari perusahaan. Maka dari itu, setiap perusahaan akan menggunakan metode seleksi salah satunya tes kepribadian. Tujuannya untuk memahami tipe kepribadian calon karyawan yang akan menjadi bagian dari perusahaan.
Jangan asal-asalan mengikuti tes ini, selalu lakukan yang terbaik. Terlebih untuk tes di perusahaan yang notabene besar.
Cohen dan Swerdlik mendefinisikan tes ini sebagai penilaian dari karakteristik seseorang, yang mencakup sifat, minat, nilai-nilai, pandangan, identitas diri, serta sikap seseorang.
DiSC personality test merupakan penilaian diri guna mengukur preferensi seseorang saat interaksi dengan orang lain. Salah satu dari beberapa psikotes kepribadian yang banyak digunakan perusahaan dalam rekrutmen adalah tes DISC. Tujuan dari tes kepribadian adalah untuk menentukan ciri-ciri perilaku mana yang memotivasi karyawan.
Ternyata Tes ini juga menentukan gaya komunikasi yang paling sesuai dengan faktor-faktor yang dapat memotivasi karyawan di tempat kerja. Dengan memahami ciri-ciri kepribadian karyawan, maka perusahaan mengetahui apa motivasi calon karyawan tersebut. Nah tes ini amat sangat serbaguna untuk menganalisis ciri kepribadian calon karyawan.
Nah kesalahan ketika kamu melakukan tes yaitu tidak mengetahui hal yang tidak boleh dilakukan. Selain itu terdapat 4 kesalahan lagi, simak berikut ini:
Pada saat perusahaan membuka lowongan lalu kamu mengincar posisi Admin. Namun tes ini tidak menunjukan kepribadian sebagai seorang admin yang nanti kamu akan gugur seleksi. Maka dari itu pelajari tipe-tipe tes DISC sebelum ujian kepribadian berlangsung.
Perusahaan besar tentu tidak ingin calon karyawan hanya memiliki 1 kepribadian saja. Sebab perusahaan juga ingin memiliki karyawan yang potensial dan profesional. Mereka berharap calon karyawan mempunyai semua tipe kepribadian agar mampu menempati semua posisi pekerjaan. Harus menampilkan 2 tipe agar lolos, jika hanya 1 auto gugur.
Dalam tes tentu ada banyak pertanyaan mengenai nilai kepribadianmu. Namun akan ada pertanyaan kecohan yang sulit digolongkan. Pertanyaan tersebut mewakili beberapa tipe sekaligus, bahkan tidak ada hubungannya. Nah pertanyaan ini tidak akan dihitung.
Calon karyawan gagal mengatur skor kepribadian untuk memunculkan nilai yang sesuai. Biasanya ada 24 pertanyaan, jangan sampai gagal lolos tes DISC. Setiap tipe kepribadian memiliki skor 6. Solusinya kamu perbanyak menjawab jawaban M, harus lebih dari 6.
Model daripada DISC terdiri dari 4 tipe kepribadian: Dominant, Influential (atau Inductive), Steady, dan Conscientious (atau Compliant). Berikut penjelasannya :
Dominant: Orang yang memiliki kepribadian D cenderung percaya diri, tekad kuat, menyukai tantangan, fokus dan memiliki tujuan.
Influential atau Inductive: Kepribadian I cenderung lebih terbuka, mudah bergaul, dan antusias. Dia memiliki kelebihan yaitu cepat membangun hubungan, ramah dan mudah, bergaul dan imajinatif.
Steady: Kepribadian Steadiness atau S cenderung lebih lambat dalam berbicara dan mempunyai gaya komunikasi. Selain itu kepribadian ini memiliki kelebihan menjadi pendengar yang alami, tulus serta hangat. Mereka pun dapat membangun hubungan jangka panjang yang baik.
Conscientious atau Compliant: Kepribadian C cenderung pendiam. Seringkali melakukan penekanan seperti menunjukkan sedikit ekspresi wajah. Namun memiliki kelebihan yakni memiliki kompetensi serta dapat menjadi penyelidik yang teliti.
Semua yang dilakukan tentu memiliki manfaat. Termasuk melakukan tes kepribadian untuk rekrutmen perusahaan. Berikut manfaat yang perlu kamu ketahui:
Apabila kamu memahami penjelasan diatas maka anti gagal lolos tes DISC. Wajib baca hingga tuntas ya.
NS Development menyediakan aplikasi tes DISC dalam bentuk aplikasi psikotes online, yang telah di validasi oleh psikolog-psikolog berpengalaman, sehingga memberikan kepercayaan terhadap hasil tes. Kolaborasi antara tim IT dan Tim psikolog menghasilkan karya bermutu dan terpercaya dengan menyediakan aplikasi tes DISC Online. Menggunakan Aplikasi tes DISC Online memudahkan pengguna baik peserta tes maupun user (psikolog, perusahaan, Lembaga Pendidikan, Asesor) dalam mengakses tes DISC.
Tes DISC Online NS Development dapat diakses dimana saja dengan menggunakan perangkat yang tersedia seperti laptop, komputer, tablet dan mobile phone. Aplikasi psikotes online ini dapat digunakan dengan menggunakan browser maupun aplikasi android.
Ingin mengetahui lebih lengkap mengenai Tes DISC Online NS Development? Dapat mengunjungi langsung link tautan Tes DISC Online.
Rencanakan karir sejak dini. Penentuan karir seyogyanya ditentukan sebelum mengambil Program Studi di Perguruan Tinggi. Keliru mengambil program studi, akan berdampak besar terhadap karir dan bahkan masa depanmu.
Dengan mengikuti program ini, kamu akan mengikuti psikotes dan bimbingan karir, dan mendapatkan resume hasil pemeriksaan psikologis sekaligus saran pengembangan karir dari Tim KONSELOR secara langsung.
Note: Diperuntukkan khusus siswa kelas 3 SMA atau yang akan melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi.
Tentukan masa depanmu, dengan mengikuti program perencanaan karir !!!


Nilai dan Berikan Komentar