
PENGERTIAN COPING STRESS
14 May 2022
Menurut Munandar (2008) beban kerja adalah suatu keadaan dari pekerjaan dengan beberapa rincian tugasnya yang harus diselesaikan oleh karyawan dalam waktu tertentu. Selanjutnya beban kerja dikategorikan menjadi dua, yaitu beban kerja kuantitatif dan kualitatif. Beban kerja kuantitatif adalah beban kerja yang ditimbulkan akibat pekerjaan yag diberikan terlalu banyak atau pun terlalu sedikit. Sedangkan beban kerja kualitatif adalah beban kerja yang terjadi ketika karyawan tidak mampu untuk melakukan pekerjaannya ataupun tidak menggunakan kemampuan dan keterampilannya untuk melakukan pekerjaannya tersebut.
Hart & Staveland dalam Tarwaka (2011) mengemukakan bahwa beban kerja adalah suatu yang muncul dari interaksi antara tuntutan tugastugas, lingkungan kerja dimana digunakan sebagai tempat kerja, ketrampilan, perilaku, dan persepsi dari pekerja. Kemampuan kerja setiap manusia bersifat mental dan fisik sehingga setiap individu memiliki tingkat pembebanan yang berbeda-beda. Jika kemampuan seorang karyawan lebih tinggi dari pekerjaan yang diberikan, maka akan timbul perasaan bosan, sedangkan jika kemampuan karyawan lebih rendah dari pekerjaan yang diberikan, maka akan tibul rasa lelah yang berlebih.
Menurut Sunarso dan Kusdi (2010), beban kerja adalah sekumpulan atau sejumlah kegiatan yang harus diselesaikan oleh suatu unit organisasi atau pemegang jabatan dalam jangka waktu tertentu. Wickens (2002) mendefinisikan beban kerja sebagai kombinasi antara keberadaan sumber daya dari sistem operasi, tuntutan kerjaan, dan kemampuan kerja. Sedangkan menurut Spector dan Jex (1998), beban kerja adalah volume atau jumlah pekerjaan yang dimiliki dari seorang karyawan.
Berdasarkan beberapa pendapat ahli tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa beban kerja merupakan volume atau jumlah pekerjaan yang dimiliki oleh seorang karyawan. Beban kerja merupakan tuntutan tugas yang diberikan kepada karyawan yang harus diselesaikan dalam jangka waktu tertentu.
DAFTAR PUSTAKA
Sunarso dan Kusdi. 2010. Pengaruh Kepemimpinan, Kedisiplinan, Beban Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar. Jurnal Manajemen Sumberdaya Manusia. Fakultas Ekonomi .Univrsitas Slamet Riyadi Surakarta. Vol. 4 No. 1 : 72 – 79
Munandar. (2008). Psikologi Industri dan Organisasi Original. UI PRESS.
Tarwaka. 2011. Ergonomi Industri, Dasar-Dasar Pengetahuan Ergonomi dan Aplikasi Di Tempat Kerja. Surakarta: Harapan Press.
Huey, M. B dan Wickens, D. C. 1993. Workload Transition Implication for Individual and Team. Washington DC: National Academy Press.
Rencanakan karir sejak dini. Penentuan karir seyogyanya ditentukan sebelum mengambil Program Studi di Perguruan Tinggi. Keliru mengambil program studi, akan berdampak besar terhadap karir dan bahkan masa depanmu.
Dengan mengikuti program ini, kamu akan mengikuti psikotes dan bimbingan karir, dan mendapatkan resume hasil pemeriksaan psikologis sekaligus saran pengembangan karir dari Tim KONSELOR secara langsung.
Note: Diperuntukkan khusus siswa kelas 3 SMA atau yang akan melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi.
Tentukan masa depanmu, dengan mengikuti program perencanaan karir !!!


Nilai dan Berikan Komentar