
Mengenal Istilah Psikologi Positif Well Being
06 March 2023
Burnout merupakan masalah yang terjadi pada sebagian orang yang lingkungan kerjanya toxic. Burnout kondisi kelelahan fisik, mental, dan emosional yang disebabkan oleh stres berkepanjangan yang dapat terjadi pada siapa saja, apa pun pekerjaan atau kariernya. Meskipun stres tidak dapat dihindari, burnout adalah kondisi yang dapat mempengaruhi kebahagiaan dan produktivitas seseorang secara serius, sehingga penting untuk memahami tanda-tanda burnout dan mengambil langkah proaktif untuk mencegahnya. Dalam artikel ini, kita akan membahas 10 tanda kelelahan yang perlu diwaspadai dan penelitian yang mendukungnya.
Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Occupational Health Psychology, para peneliti menemukan bahwa kelelahan kronis secara signifikan terkait dengan burnout di antara pekerja kesehatan. Menurut penelitian tersebut, kelelahan kronis dapat disebabkan oleh kurangnya waktu pemulihan di antara shift kerja, beban kerja, dan kelelahan emosional.
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Applied Psychology, gejala umum lain dari burnout adalah kurangnya motivasi. Burnout ditandai dengan hilangnya antusiasme untuk bekerja, kelelahan emosional dan berkurangnya efektivitas. Dengan kata lain, saat Anda kelelahan, Anda memiliki motivasi yang lebih rendah untuk melakukan pekerjaan Anda dan menjadi kurang efektif dalam melakukannya.
Insomnia, atau kesulitan untuk tidur, adalah gejala umum lain dari kelelahan, dan menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Psychiatric Research, insomnia adalah gejala umum dari kelelahan pada petugas kesehatan. Studi ini menemukan bahwa tenaga kesehatan profesional yang pernah mengalami burnout melaporkan tingkat insomnia yang jauh lebih tinggi daripada mereka yang tidak mengalami burnout.
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Occupational Health Psychology, burnout dikaitkan dengan emosi negatif seperti kemarahan dan mudah tersinggung. Studi ini menemukan bahwa emosi negatif ini dapat dipicu oleh stres di tempat kerja, yang dapat menyebabkan kelelahan.
Gejala lain dari burnout adalah masalah pada fungsi kognitif, seperti kesulitan berkonsentrasi dan membuat keputusan. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Occupational Health Psychology menemukan bahwa burnout berhubungan dengan penurunan kognitif. Menurut penelitian tersebut, masalah kognitif dapat disebabkan oleh stres dan kelelahan kronis.
Kesimpulannya, burnout adalah kondisi serius yang dapat berdampak signifikan terhadap kesehatan fisik, emosional, dan mental seseorang. Hal ini dapat memengaruhi siapa saja, terlepas dari pekerjaan atau latar belakang mereka, dan penting untuk memahami tanda-tanda burnout dan mengambil langkah proaktif untuk mencegahnya. Kelelahan kronis, kurangnya motivasi, insomnia, lekas marah, masalah kognitif, gejala fisik, penurunan kekebalan tubuh, isolasi sosial, penurunan kepuasan kerja, dan hilangnya identitas diri adalah tanda-tanda umum dari burnout. Dengan mengenali tanda-tanda ini dan mengambil langkah untuk mengatasinya, individu dapat mencegah burnout dan menjaga kesehatan serta produktivitas mereka.
Untuk mengetahui kondisi kesehatan mental yang kamu, dapat mengikut tes Pskologi Online yang disediakan oleh NS Development.
Rencanakan karir sejak dini. Penentuan karir seyogyanya ditentukan sebelum mengambil Program Studi di Perguruan Tinggi. Keliru mengambil program studi, akan berdampak besar terhadap karir dan bahkan masa depanmu.
Dengan mengikuti program ini, kamu akan mengikuti psikotes dan bimbingan karir, dan mendapatkan resume hasil pemeriksaan psikologis sekaligus saran pengembangan karir dari Tim KONSELOR secara langsung.
Note: Diperuntukkan khusus siswa kelas 3 SMA atau yang akan melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi.
Tentukan masa depanmu, dengan mengikuti program perencanaan karir !!!

29 March 2023

13 August 2023


Nilai dan Berikan Komentar