
Macam-Macam Tes Kepribadian Untuk Seleksi Karyawan
12 May 2022
Macam-macam tes kepribadian menjadi salah satu cara untuk melakukan seleksi karyawan maupun kerja demi meningkatkan performa perusahaan selanjutnya. Mulai dari tes gambar, tes menentukan minat, tes menentukan emosi dan masih banyak lagi.
Pada dasarnya tes tersebut bertujuan untuk mengetahui dan memperbaiki kondisi psikologis seseorang. Seringnya tes ini berguna untuk mengetahui jurusan kuliah, merekrut karyawan hingga menyeleksi mana yang tepat.
Untuk mengetahui apa saja macam tes kepribadian, dan memahami secara jauh bagaimana dan apa yang dilakukan. Maka simak informasinya berikut ini.
RMIB atau Rothwell Miller Interest Blank pertama kali disusun oleh Rothwell tahun 1947. Macam-macam tes kepribadian ini disebut dengan tes Interest. Hal yang dikhususkan adalah termasuk tugas pengisian yang akan menimbulkan interest subjek serta kerjasama yang aktif sifatnya.
Skor disusun lebih cepat, cocok untuk diberikan kepada orang dewasa. Sekaligus dimasukkan dalam susunan batarry tes sehingga subjek lebih mudah mengerjakannya. Hasil keseluruhan dari tes memperlihatkan pola interest dari subjek itu sendiri.
Tujuan dari tes kepribadian satu ini adalah mengukur interest seseorang yang berdasar pada sikap seseorang pada pekerjaan. Pemikiran yang mendasari adalah setiap orang memiliki konsep stereotype yang tidak dipengaruhi ide tertentu sehingga lebih khusus pada pekerjaan.
Misalkan Pegawai bank. Orang yang selalu berhubungan dengan uang maupun pembayaran. Sedangkan pendapat umum seperti seorang pramugari yang pekerjaannya jalan-jalan keluar negeri dan gaji yang besar atau lainnya adalah tidak sesuai dengan kenyataan.
Selanjutnya adalah tipe kepribadian Big Five Personality. Pada macam-macam tes kepribadian ini terdapat lima faktor yakni Extraversion, Neuroticism, Openness to New Experience, Agreeableness dan Conscientiousness. Jika dijelaskan satu persatu, sebagai berikut.
DISC merupakan Dominance, Influence, Steadiness, Conscientiousness. Alat untuk memahami tipe perilaku serta gaya kepribadian. Fungsinya untuk membuka wawasan dan pemikiran baik secara personal maupun profesional.
Dominance disini untuk mengontrol, atau meraih tujuan dan lebih kepada to overcome. Sedangkan Influence adalah mempengaruhi, didengarkan dan berekspresi. Steadiness adalah menjadi stabil atau konsisten. Compliance adalah untuk menjadi benar, aman dan pasti.
Orang yang masuk dominance style lebih suka mengendalikan lingkungan dan menggerakkan orang sekitar. Oleh karena itu kebanyakan tipe ini lebih tidak bertele-tele alias to the point.
Macam-macam tes kepribadian ini menunjukkan mereka lebih berperan sebagai pembuat keputusan. Namun jika termotivasi negatif menjadi seorang pembangkang. Cepat bosan dengan rutinitas pekerjaan yang dilakoni.
Untuk orang yang memiliki tipe ini adalah mereka yang senang bergaul, dan memiliki pertemanan yang luas. Umumnya tipe ini lebih suka menyelesaikan dengan orang lain daripada sendirian.
Sayangnya meski mereka memiliki empati yang tinggi terhadap orang lain, namun ia selalu menjalankan apapun dengan perasaannya. Hanya saja mereka tidak tepat jika harus mengerjakan tugas keuangan maupun akuntansi.
Steadiness Style menunjukkan orang yang cenderung introvert, quiet dan reserve. Cenderung menyukai konsistensi. Sedangkan conscientiousness lebih pada orang yang menekankan ketelitian dan akurasi. Menyukai sesuatu yang sudah direncanakan dengan matang dan lebih mengacu pada prosedur operasi yang sudah berlaku.
Macam-macam tes kepribadian selanjutnya adalah tes CFIT. CFIT ini lebih fokus pada tes intelegensi. Culture Fair Intelligence Test atau CFIT umumnya dengan skala dan 3 dengan mempertimbangkan 4 aspek, yaitu sistematika berpikir (memahami permasalahan berkesinambungan), ketajaman diferensiasi (berpikir kritis), asosiasi (kemampuan analisa sintesa permasalahan serupa), dan pemahaman konsep. Memahami prinsip untuk dapat diterapkan ke dalam situasi yang berbeda atau tidak sama.
Terakhir adalah tes Kraepelin. Tes buatan Emil Kraepelin seorang psikiater Eropa ini bertujuan untuk membedakan antara orang yang normal dengan abnormal. Alat tes psikologi ini awalnya diberi nama Simple Arithmetic Test. Namun kemudian dikenal dengan tes Kraepelin.
Secara sederhana, kraepelin ini memiliki pemikiran terdapat suatu perbedaan pada proses sensorimotor, sensori sederhana, tingkah laku, dan perceptual.
Menariknya, alat ini untuk mengukur faktor dasar dari karakteristik individu yakni efek latihan, memori, distraksi, dan kerentanan terhadap kelelahan. Selain itu dengan mengubah fokus pada penilaian serta interpretasi hasil tes. Macam-macam tes kepribadian ini dapat mengukur seseorang secara lebih detail sehingga hasil seleksi lebih akurat.
Rencanakan karir sejak dini. Penentuan karir seyogyanya ditentukan sebelum mengambil Program Studi di Perguruan Tinggi. Keliru mengambil program studi, akan berdampak besar terhadap karir dan bahkan masa depanmu.
Dengan mengikuti program ini, kamu akan mengikuti psikotes dan bimbingan karir, dan mendapatkan resume hasil pemeriksaan psikologis sekaligus saran pengembangan karir dari Tim KONSELOR secara langsung.
Note: Diperuntukkan khusus siswa kelas 3 SMA atau yang akan melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi.
Tentukan masa depanmu, dengan mengikuti program perencanaan karir !!!

31 May 2025

21 June 2025

14 July 2025

18 July 2025

19 July 2025

16 August 2025

19 August 2025

21 August 2025

03 September 2025

24 September 2025

04 October 2025

11 December 2025

14 December 2025


Nilai dan Berikan Komentar