
Macam-Macam Tes Kepribadian Untuk Seleksi Karyawan
12 May 2022
Pernah gak sih kamu ngisi tes kepribadian online, terus keluar hasilnya yang bilang kamu itu tipe pemikir rasional, logis, dan lebih suka mikir pakai kepala ketimbang hati? Atau mungkin sebaliknya hasilnya bilang kamu intuitif, penuh perasaan, dan sering ngikutin insting. Dari situ, kadang kita jadi mikir, "Wah, jadi selama ini pola pikir gue gini karena emang kepribadian gue kayak gini, ya?"
Tapi sebenernya, bener gak sih hasil tes kepribadian online itu bisa nunjukin cara kita berpikir?
Pertanyaan ini gak sesimpel kedengarannya. Karena kita bicara soal dua hal yang sering ketuker: kepribadian dan cara berpikir. Padahal, meskipun nyambung, dua hal ini punya jalur masing-masing. Yuk, kita bahas lebih dalam.
Pertama, kita mesti bedain dulu antara kepribadian dan cara berpikir. Kepribadian itu kayak "warna dasar" diri kita—apakah kita lebih tertutup atau terbuka, logis atau emosional, spontan atau terstruktur. Sementara cara berpikir lebih ke “bagaimana kita memproses informasi dan mengambil keputusan.”
Nah, beberapa teori psikologi, termasuk yang sering dipakai di tes kepribadian online macam MBTI, memang ngaitin kepribadian sama cara berpikir. Contohnya, dalam MBTI, ada dimensi Thinking (T) dan Feeling (F) yang menggambarkan apakah seseorang lebih cenderung pakai logika atau perasaan saat membuat keputusan.
Tapi... penting juga diingat, gak semua orang dengan kepribadian “Thinker” itu selalu mikir secara logis dalam semua situasi. Dan gak semua “Feeler” itu gak bisa mikir rasional. Hidup kan gak segampang checklist kotak-kotak gitu, ya.
Tes kepribadian online, terutama yang berbasis teori psikologi seperti Big Five atau MBTI, memang bisa ngasih gambaran tentang bagaimana kamu cenderung berpikir. Tapi, itu kecenderungan, bukan aturan baku.
Misalnya, seseorang dengan skor tinggi di "Openness to Experience" (salah satu dimensi di Big Five) biasanya punya pola pikir yang lebih fleksibel, suka hal baru, dan mikir out of the box. Tapi bukan berarti semua orang dengan skor rendah di Openness itu pasti kaku dan gak kreatif. Bisa aja dia punya kreativitas tinggi di bidang tertentu, cuma dia lebih suka struktur yang jelas.
Artinya, tes kepribadian online bisa jadi petunjuk arah. Tapi bukan GPS yang selalu akurat nunjukin jalan hidupmu.
Ini penting. Pola pikir kita gak cuma dibentuk oleh kepribadian. Ada banyak faktor lain yang ikut main:
Jadi ya, gak adil juga kalau semua pola pikir kita ditarik ke satu kesimpulan dari tes kepribadian online aja.
Di dunia nyata, situasi gak selalu kasih kamu waktu buat mikir sesuai “gaya kepribadian” kamu. Kadang kamu harus cepat ambil keputusan meski kamu biasanya butuh waktu mikir. Kadang kamu harus bersikap tegas meski kamu lebih nyaman berdamai.
Inilah kenapa penting buat kita gak cuma kenal kecenderungan, tapi juga latihan fleksibel. Karena ujung-ujungnya, yang paling penting bukan siapa kamu berdasarkan tes, tapi bagaimana kamu menyikapi dirimu sendiri dalam berbagai konteks.
Jawabannya: bisa jadi, tapi gak sepenuhnya.
Tes kepribadian online bisa bantu kamu mengenali pola dasar dari cara kamu berpikir dan memproses sesuatu. Tapi pola itu bukan takdir. Dia bisa berubah, berkembang, dan bahkan berlawanan dari waktu ke waktu tergantung dari bagaimana kamu belajar, beradaptasi, dan bertumbuh.
Kalau kamu mau mulai memahami diri sendiri lebih dalam terutama soal bagaimana kamu berpikir, berperilaku, dan berkembang NSD bisa jadi ruang yang pas buat eksplorasi itu. Lewat tes-tes kepribadian online yang disusun dengan pendekatan psikologi yang reflektif dan ramah buat siapa aja, kamu bisa mulai lihat gambaran dirimu secara utuh, tanpa harus merasa dihakimi atau dibatasi.
Rencanakan karir sejak dini. Penentuan karir seyogyanya ditentukan sebelum mengambil Program Studi di Perguruan Tinggi. Keliru mengambil program studi, akan berdampak besar terhadap karir dan bahkan masa depanmu.
Dengan mengikuti program ini, kamu akan mengikuti psikotes dan bimbingan karir, dan mendapatkan resume hasil pemeriksaan psikologis sekaligus saran pengembangan karir dari Tim KONSELOR secara langsung.
Note: Diperuntukkan khusus siswa kelas 3 SMA atau yang akan melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi.
Tentukan masa depanmu, dengan mengikuti program perencanaan karir !!!

31 May 2025

21 June 2025

14 July 2025

18 July 2025

19 July 2025

16 August 2025

19 August 2025

21 August 2025

03 September 2025

24 September 2025

04 October 2025

11 December 2025

14 December 2025


Nilai dan Berikan Komentar