
Macam-Macam Tes Kepribadian Untuk Seleksi Karyawan
12 May 2022
Kalau kamu sering nongkrong di TikTok, pasti pernah lihat tren personality test yang ramai banget. Dari kuis lucu-lucuan soal warna favorit sampai “tes 4 pertanyaan” yang katanya bisa nebak sifat asli. Banyak yang share hasilnya di komentar, ada yang ngakak karena cocok, ada juga yang bingung kok kayaknya melenceng jauh dari kenyataan.
Tren ini memang seru. Di tengah scroll endless video, nemuin kuis kepribadian jadi hiburan ringan. Apalagi kalau hasilnya bikin bisa saling roasting bareng teman. Tapi masalahnya, nggak semua personality test yang viral itu punya dasar psikologi. Kebanyakan cuma dibuat buat seru-seruan, bukan untuk benar-benar memahami karakter seseorang.
Nah, kalau kamu beneran pengin tahu tentang diri sendiri secara lebih akurat, ada baiknya coba tes kepribadian online yang memang dirancang dengan pendekatan ilmiah.
Alasan kenapa tes kepribadian gampang viral di TikTok cukup simpel: orang suka mengenal dirinya lewat perspektif baru. Nemuin jawaban yang relatable bikin hati seneng, rasanya kayak ada yang paham isi kepala kita. Apalagi kalau hasilnya sesuai dengan citra diri yang ingin ditampilkan.
Misalnya, ada kuis yang bilang kamu “si pemimpin alami” atau “the creative soul”. Walau asal-asalan, kalimat begitu bikin orang merasa divalidasi. Karena itu banyak yang langsung share ke feed atau story.
Namun, sisi hiburan ini sering menutupi fakta kalau hasil tes bisa misleading. Bayangin kalau seseorang yang lagi nggak pede baca hasil kuis yang bilang dia “orangnya gampang gagal fokus”. Bisa aja itu bikin makin down, padahal sebenarnya nggak ada dasar ilmiahnya.
Berbeda dari kuis random, tes kepribadian online yang berbasis psikologi biasanya disusun oleh ahli dengan metode terukur. Pertanyaannya dirancang supaya bisa menggali pola pikir, cara berinteraksi, hingga preferensi emosional seseorang.
Contohnya:
Tes-tes ini memang lebih panjang dibanding kuis TikTok. Tapi hasilnya bisa dipakai buat bahan refleksi yang lebih nyata, bahkan berguna buat pengambilan keputusan karier, studi, atau relasi personal.
Kalau ditarik lebih luas, ramainya personality test di TikTok ini nyambung dengan fenomena lain: self-diagnosis online. Banyak orang mencoba menebak dirinya punya kecenderungan tertentu hanya dari konten. Ada yang bilang dirinya introvert karena relate sama satu video, ada juga yang langsung yakin kena ADHD setelah lihat thread Twitter.
Fenomena ini wajar, karena generasi muda lebih terbuka soal mental health. Tapi di sisi lain, bisa bikin bias persepsi. Sama kayak personality test viral tadi, tanpa dasar validasi, hasilnya bisa membingungkan.
Inilah kenapa tes kepribadian online yang lebih kredibel penting. Bukan untuk mengkotak-kotakkan diri, tapi untuk memberikan gambaran obyektif berdasarkan parameter jelas.
Survei terbaru dari Deloitte menunjukkan bahwa Gen Z adalah kelompok yang paling sering menggunakan tes kepribadian untuk memahami diri. Mereka menganggap hasil tes bisa jadi panduan dalam menentukan karier atau gaya hidup.
Nggak heran kalau konten soal MBTI, zodiac, atau kuis lucu-lucuan gampang trending. Di tengah banjir informasi, anak muda merasa butuh cara cepat untuk menemukan siapa dirinya.
Namun, nggak semua hasil bisa dipakai mentah-mentah. Justru yang lebih bermanfaat adalah menjadikan tes sebagai pintu awal untuk eksplorasi diri.
Coba bayangin kalau kamu lagi bingung memilih jurusan kuliah atau merasa stuck di pekerjaan sekarang. Kuis TikTok mungkin bisa bikin senyum sebentar, tapi tidak memberi jawaban konkret.
Sebaliknya, tes kepribadian online yang terukur bisa memberikan insight seperti:
Dengan begitu, kamu bisa ambil keputusan lebih realistis, bukan hanya ikut arus tren.
Tren personality test di TikTok memang menyenangkan, tapi jangan sampai bikin kamu salah kaprah tentang siapa dirimu. Hiburan tetaplah hiburan. Kalau ingin sesuatu yang lebih akurat dan bisa dipakai untuk langkah nyata, coba tes kepribadian online yang berbasis psikologi.
Dengan hasil yang lebih jelas, kamu bisa tahu kekuatan, kelemahan, bahkan arah karier yang sesuai. Jadi bukan sekadar lucu-lucuan, tapi juga investasi memahami diri.
Kalau kamu ingin mencoba versi yang lebih kredibel, NSD (Nirmala Satya Development) menyediakan platform tes kepribadian online yang dirancang lebih terukur. Cocok banget buat generasi yang haus validasi tapi juga pengin punya gambaran nyata tentang siapa dirinya. Karena pada akhirnya, mengenal diri adalah modal utama untuk melangkah lebih percaya diri.
Rencanakan karir sejak dini. Penentuan karir seyogyanya ditentukan sebelum mengambil Program Studi di Perguruan Tinggi. Keliru mengambil program studi, akan berdampak besar terhadap karir dan bahkan masa depanmu.
Dengan mengikuti program ini, kamu akan mengikuti psikotes dan bimbingan karir, dan mendapatkan resume hasil pemeriksaan psikologis sekaligus saran pengembangan karir dari Tim KONSELOR secara langsung.
Note: Diperuntukkan khusus siswa kelas 3 SMA atau yang akan melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi.
Tentukan masa depanmu, dengan mengikuti program perencanaan karir !!!

31 May 2025

21 June 2025

14 July 2025

18 July 2025

19 July 2025

16 August 2025

19 August 2025

21 August 2025

03 September 2025

24 September 2025

04 October 2025

11 December 2025

14 December 2025


Nilai dan Berikan Komentar